Sobat UNNES, ketika masuk ke Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), biasanya ada tiga jurusan utama yang membuat bingung: Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Pembangunan.
Jika Manajemen bicara soal mengelola perusahaan, dan Akuntansi bicara soal mencatat keuangannya, maka Ekonomi Pembangunan bicara tentang “gambaran besarnya”.
Jurusan ini sering disebut sebagai jurusannya para pemikir kritis dan calon pembuat kebijakan. Di sini, kamu tidak hanya belajar mencari untung, tapi belajar bagaimana menyejahterakan masyarakat, mengentaskan kemiskinan, hingga menjaga kestabilan harga (inflasi) di suatu negara.
Tertarik menjadi seperti Ibu Sri Mulyani atau para ekonom andal di Bank Indonesia? Mari berkenalan lebih jauh dengan jurusan ini.
Apa Itu Ekonomi Pembangunan?
Secara sederhana, Ekonomi Pembangunan adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari persoalan pembangunan di negara berkembang maupun maju.
Kamu akan dilatih menjadi seorang analis yang tajam. Kamu akan membedah data-data makroekonomi (seperti pertumbuhan ekonomi, pengangguran, kurs mata uang) untuk merumuskan solusi atau strategi pembangunan yang efektif.
Konsentrasi Studi di Ekonomi Pembangunan Agar keahlianmu lebih spesifik, biasanya jurusan ini menawarkan beberapa konsentrasi atau peminatan di semester pertengahan. Di UNNES dan umumnya di Indonesia, konsentrasi yang populer meliputi:
1. Ekonomi Moneter & Perbankan
Bagi yang bercita-cita kerja di Bank Indonesia atau OJK, ini pilihannya. Kamu akan mendalami seluk-beluk uang, suku bunga, inflasi, dan kebijakan bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi.
2. Ekonomi Publik (Keuangan Negara)
Fokus pada bagaimana pemerintah mengelola dompet negara (APBN/APBD). Kamu akan belajar tentang pajak, retribusi, subsidi, dan bagaimana anggaran negara dialokasikan untuk kesejahteraan rakyat. Sangat relevan untuk karier di Kemenkeu atau Dinas Pajak.
3. Ekonomi Regional & Perkotaan
Peminatan ini mempelajari pengembangan wilayah. Bagaimana membangun kota agar tidak macet? Bagaimana agar desa tidak tertinggal? Konsentrasi ini sangat dibutuhkan di Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah).
4. Ekonomi Internasional
Mempelajari perdagangan antarnegara, ekspor-impor, dan dampak globalisasi terhadap ekonomi domestik.
Prospek Kerja: Sangat Luas & Fleksibel
Jangan anggap lulusan Ekonomi Pembangunan hanya bisa jadi PNS. Kemampuan analisis data yang kuat membuat lulusan ini sangat fleksibel:
- Analis Kebijakan/Ekonomi: Di lembaga riset atau pemerintahan.
- Bankir & Analis Kredit: Di bank BUMN maupun swasta.
- Perencana Pembangunan: Di Bappenas atau konsultan tata kota.
- Data Analyst: Di perusahaan start-up atau multinasional.
Mengapa Ekonomi Pembangunan UNNES?
Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Semarang (UNNES) memiliki Jurusan Ekonomi Pembangunan yang telah terakreditasi Unggul.
Kurikulum di EP UNNES dirancang adaptif dengan era digital, membekali mahasiswa dengan kemampuan olah data statistik (menggunakan software EViews, STATA, SPSS) yang menjadi senjata utama seorang analis ekonomi masa depan.
Waktunya Menentukan Pilihan!
Sobat UNNES, menjadi seorang ekonom muda yang berkontribusi bagi bangsa dimulai dari satu keputusan penting hari ini.
Kita sedang berada di minggu paling krusial. Pendaftaran SNBP sebentar lagi dibuka.
Periode Pendaftaran SNBP: 3 s.d. 18 Februari 2026
Jangan sampai kamu kehilangan kesempatan masuk ke jurusan bergengsi ini melalui jalur prestasi hanya karena kurang persiapan.
Apa yang harus dilakukan?
- Buka portal SNBP segera setelah dibuka.
- Pilih Ekonomi Pembangunan UNNES sebagai pilihan prioritasmu.
- Pastikan semua data benar dan lakukan finalisasi sebelum tanggal 18 Februari 2026.
Mari bergabung menjadi bagian dari FEB UNNES dan jadilah arsitek pembangunan masa depan Indonesia!
Info selengkapnya: Universitas Negeri Semarang




