Semarang, Sabtu, 22 Agustus 2026 – Unit Layanan Disabilitas (ULD) LPPP Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Pelatihan Dasar Relawan ULD UNNES 2026 pada Sabtu, 22 Agustus 2026, bertempat di Student Lounge Lantai 1 Gedung LPPP UNNES. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 hingga selesai ini dilaksanakan sebagai pembekalan bagi relawan dalam memahami ragam disabilitas serta memberikan pendampingan yang tepat, sensitif, dan inklusif di lingkungan perguruan tinggi.
Pelatihan menghadirkan Dr. Redydian Adhitya Nugraha, S.Psi., M.A., Pengelola Pusat Studi Difabilitas LPPM Universitas Sebelas Maret (UNS), sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, peserta memperoleh materi mengenai ragam disabilitas dan praktik baik dalam pendampingan, mulai dari disabilitas sensorik, fisik, intelektual, hingga disabilitas mental dan perkembangan. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai hambatan yang dapat muncul serta cara memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan individu.

Selain itu, materi sensitivitas disabilitas menjadi salah satu pembahasan utama dalam kegiatan. Sensitivitas disabilitas tidak hanya berkaitan dengan rasa iba, tetapi merupakan kemampuan untuk memahami, menghargai, dan merespons kebutuhan penyandang disabilitas secara empatik, adil, dan inklusif. Peserta juga diperkenalkan dengan enam komponen sensitivitas, yaitu kesadaran, pengetahuan, empati, sikap positif, perilaku inklusif, serta komitmen terhadap aksesibilitas dan akomodasi yang layak.
Dalam sesi pendampingan, peserta mendapatkan berbagai praktik baik dalam berinteraksi dengan penyandang disabilitas. Relawan diarahkan untuk selalu menawarkan bantuan terlebih dahulu, menghormati kemandirian, menggunakan komunikasi yang jelas, serta menyesuaikan bentuk dukungan dengan kebutuhan masing-masing individu. Relawan juga memiliki peran sebagai teman pendukung, penghubung mahasiswa dengan layanan kampus, pendamping aktivitas akademik, serta pencipta lingkungan kampus yang inklusif.
Pelaksanaan kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui upaya menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang inklusif dan memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh mahasiswa, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas. Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, melalui peningkatan kapasitas relawan dalam memberikan dukungan dan pendampingan yang dapat mengurangi hambatan partisipasi mahasiswa penyandang disabilitas dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan.
Melalui Pelatihan Dasar Relawan ULD UNNES 2026, diharapkan para relawan memiliki pemahaman dan keterampilan dasar untuk memberikan pendampingan yang lebih sensitif, tepat, dan inklusif. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah UNNES dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aksesibel, menghargai keberagaman, serta memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dan berkembang. Dengan demikian, penguatan kapasitas relawan tidak hanya mendukung terwujudnya kampus yang inklusif, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian SDG 4 dan SDG 10 dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan mengurangi kesenjangan.





