Related to SDGs



Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (FISIP UNNES) terus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai ruang belajar keberagaman dan penumbuhan empati melalui pembukaan ruang interaksi langsung antara mahasiswa dan komunitas penyandang disabilitas pada 16 September 2026. Alih-alih memahami inklusivitas sebatas konsep akademis di ruang kuliah, mahasiswa didorong untuk berinteraksi dengan Komunitas Sahabat Mata Kota Semarang yang bergerak di bidang pendidikan, pemberdayaan, dan pengembangan kreativitas disabilitas netra. Wakil Dekan Bidang Bisnis, Riset, dan Kerja Sama FISIP UNNES, Dr.sos. Puji Lestari, M.Si., menegaskan bahwa universitas bertanggung jawab membentuk cara pandang yang tepat terhadap penyandang disabilitas. “Yang perlu kita bangun bukan hanya rasa simpati, tetapi juga kesadaran bahwa penyandang disabilitas memiliki hak, kesempatan, dan ruang yang sama untuk belajar, berkarya, serta berkontribusi,” tegas Puji.
Langkah ini membuktikan bahwa lingkungan inklusif tidak hanya diukur dari ketersediaan fasilitas fisik seperti jalur landai, tetapi juga dari kemudahan akses informasi dan keterlibatan sosial yang setara. Ketua Yayasan Sahabat Mata, Basuki, menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan bahwa penyandang disabilitas memerlukan wadah nyata untuk membuktikan kapasitas mereka di tengah masyarakat. Menurutnya, lingkungan yang terbuka dan mendukung akan memberi dampak besar bagi tumbuh kembang potensi disabilitas netra dalam ranah pendidikan maupun karya kreatif. Kehadiran komunitas di tengah kampus pun secara efektif mendekatkan isu aksesibilitas dengan keseharian mahasiswa, sekaligus mengikis stigma sosial secara bertahap demi menciptakan atmosfer pendidikan yang aman dan saling menghormati.
Inisiatif penguatan inklusivitas ini secara langsung mendukung pencapaian tiga pilar utama Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pertama, kegiatan ini mendorong Pendidikan Berkualitas (SDG 4) dengan menyediakan ekosistem pembelajaran perguruan tinggi yang inklusif, terbuka, dan menjamin kesetaraan akses bagi semua kalangan. Kedua, langkah ini berkontribusi aktif pada Berkurangnya Kesenjangan (SDG 10) lewat upaya penanganan stigma sosial serta pemenuhan hak dan kesempatan berpartisipasi yang setara bagi penyandang disabilitas. Terakhir, kolaborasi strategis antara kampus FISIP UNNES dan Yayasan Sahabat Mata ini mewujudkan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17) guna menciptakan dampak sosial berkelanjutan di masyarakat.



