Sebagai bentuk implementasi kerja sama internasional, delapan mahasiswa Tiongkok, resmi bergabung dalam Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Internasional di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Program RPL Internasional (3+1) ini merupakan hasil kerja sama dengan Yuan Li Education Technology, Shandong, Tiongkok. Dalam program ini, delapan mahasiswa dari Tiongkok akan menjalani studi selama satu tahun di UNNES.
Mahasiswa yang diterima dalam program ini berasal dari jenjang sarjana (S1) dan magister (S2). Pada jenjang sarjana, terdapat lima mahasiswa, yaitu Du Sheng di program studi Manajemen, Li Zhe di Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK), Zhao Xinzhe di Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Zhou Jiayi di Manajemen, serta Li Yaoqi di PTIK. Sementara itu, pada jenjang magister, tiga mahasiswa yang diterima adalah Liu Zhongda dan Qiao Yilong di program studi Manajemen, serta Yang Wei Wei di Administrasi Pendidikan.
Kedelapan mahasiswa tersebut diterima secara langsung oleh Wakil Rektor IV UNNES, Dr. Nur Qudus, M.T., pada Jum’at, (21/2) yang secara seremonial menyerahkan almamater kepada para mahasiswa sebagai simbol resmi menjadi bagian dari civitas akademika UNNES.
Sebelumnya, kerja sama UNNES dengan Yuan Li Education Technology juga membawa UNNES berpartisipasi dalam Shandong College Entrance Examination Enrollment Consultation Conference di Kota Jinan, Provinsi Shandong, Tiongkok pada tahun 2024. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 700.000 siswa dan orang tua yang antusias mencari informasi tentang pendidikan tinggi di luar negeri.
Dengan adanya kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen UNNES dalam memperluas jejaring akademik global dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi mahasiswa asing. UNNES semakin memperkuat posisinya sebagai universitas menjadi Universitas Bereputasi Dunia dan Pelopor Kecemerlangan Pendidikan di Indonesia.