SEMARANG — Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (DPM FK UNNES) menyelenggarakan Youth Legislator School (YLS) 2026 sebagai wadah pembelajaran dan kaderisasi mahasiswa baru dalam bidang legislatif. Mengusung tema “Lead the Change: Building Visionary Leaders for a Better Tomorrow”, kegiatan yang diketuai oleh Rahayu Setia Ningrum ini dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai tata kelola organisasi, legislasi, pengawasan, penganggaran, serta kemampuan berpikir kritis dan berargumentasi.
Rangkaian YLS 2026 berlangsung selama tiga hari, yakni pada 27 September, 2 Oktober, dan 4 Oktober 2026. Pada hari pertama, kegiatan dilaksanakan di Ruang M2-106 FK UNNES dengan materi Student Government, dasar-dasar legislasi, serta fungsi pengawasan dan penganggaran. Pembelajaran dilengkapi sesi tanya jawab, ice breaking, Focus Group Discussion (FGD), dan studi kasus bertema debat legislator. Peserta kemudian mempresentasikan hasil diskusi dan mengikuti post-test untuk mengevaluasi pemahaman terhadap materi yang diberikan.
Pada hari kedua, Jumat (2/10/2026), peserta mengikuti kunjungan dan audiensi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah. Dalam agenda tersebut, mahasiswa berdialog mengenai kedudukan dan peran DPRD, fungsi legislasi, pengawasan dan penganggaran, penyaluran aspirasi masyarakat, serta praktik kerja lembaga legislatif daerah. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh gambaran langsung mengenai pelaksanaan fungsi legislatif dan proses pengambilan keputusan di tingkat pemerintahan daerah.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada Minggu (4/10/2026) di Ruang M2-106 FK UNNES. Peserta mempresentasikan hasil penugasan sebagai bentuk penerapan materi yang telah dipelajari selama program. Kegiatan kemudian ditutup dengan wisuda peserta, penyerahan sertifikat, serta pemberian penghargaan untuk kategori peserta terbaik, penugasan terbaik, dan kelompok terbaik. Penyampaian kesan dan pesan peserta menjadi bagian dari penutup rangkaian pembelajaran YLS 2026.
Melalui integrasi pembelajaran konseptual, diskusi dan studi kasus, serta kunjungan langsung ke lembaga legislatif, YLS 2026 diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan kelembagaan, integritas, kemampuan komunikasi, dan keterampilan berpikir kritis. Program ini juga mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi dan pengalaman belajar mahasiswa, serta SDGs 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui pengenalan fungsi lembaga perwakilan, tata kelola organisasi, dan proses penyampaian aspirasi secara bertanggung jawab.
DPM FK UNNES berharap YLS dapat menjadi langkah awal dalam melahirkan legislator muda yang visioner, adaptif, dan solutif, serta mampu menjalankan peran secara bertanggung jawab dalam organisasi kemahasiswaan. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami fungsi legislatif, tetapi juga mampu mendorong budaya organisasi yang demokratis, partisipatif, dan berintegritas.
#unnessdgs4 #unnessdgs16




