JAKARTA – Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK UNNES) melaksanakan program DOCK-MAP (Dock Integrated Emergency & Hazard Mapping) pada Jumat, 18 September 2026, pukul 08.00 WIB, di PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Galangan Jakarta I, Jakarta. Program yang menjadi bagian dari Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan pekerja menghadapi keadaan darurat melalui penyediaan informasi keselamatan yang mudah dikenali dan diakses.
DOCK-MAP dikembangkan dengan menyediakan media informasi berupa peta jalur evakuasi, titik kumpul, dan area kerja berisiko. Inisiatif ini merespons kebutuhan informasi keselamatan di lingkungan galangan kapal yang memiliki beragam potensi bahaya, sehingga pekerja dapat mengenali kondisi lingkungan kerja dan memahami langkah yang perlu dilakukan saat terjadi keadaan darurat.
Pelaksanaan program diawali dengan identifikasi dan pemetaan informasi keselamatan di lokasi kerja. Hasil pemetaan kemudian dituangkan dalam media visual yang dibuat dan dipasang pada area yang mudah terlihat. Penyajian informasi secara visual diharapkan membantu pekerja memahami posisi jalur evakuasi, lokasi titik kumpul, serta area yang memiliki potensi bahaya.
Selain pemasangan media, mahasiswa juga melakukan sosialisasi kepada pekerja mengenai simbol keselamatan, arah jalur evakuasi, lokasi titik kumpul, dan area berisiko. Edukasi ini menjadi bagian penting agar informasi yang tersedia tidak sekadar menjadi penanda visual, tetapi juga dipahami dan dapat diterapkan pekerja ketika menghadapi situasi darurat.
DOCK-MAP merupakan upaya promotif dan preventif dalam penerapan K3 untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman. Program ini berkontribusi terhadap SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan perlindungan kesehatan dan keselamatan pekerja, serta SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui dukungan terhadap lingkungan kerja yang aman dan produktif. Media informasi keselamatan yang dikembangkan diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Galangan Jakarta I. #SDGs3 #SDGs8

