FK UNNES Terjunkan 105 Mahasiswa Farmasi ke Berbagai Institusi Kesehatan dan Industri Nasional

Universitas Negeri Semarang > Faculty of Medicine > Berita > FK UNNES Terjunkan 105 Mahasiswa Farmasi ke Berbagai Institusi Kesehatan dan Industri Nasional

SEMARANG – Program Studi S1 Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK UNNES) menerjunkan 105 mahasiswa dalam program Praktik Kerja Lapangan (PKL) Prigel Farmasi 2025. Program yang berlangsung dalam tiga periode, yakni 9 Juni–1 Agustus, 7 Juli–30 Agustus, serta 1 September–31 Oktober 2025, ini memberikan pengalaman praktik di fasilitas pelayanan kesehatan, lembaga regulator, industri farmasi, dan jaringan distribusi obat. Penempatan tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi klinis, manajerial, dan kefarmasian mahasiswa sekaligus menyelaraskan pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia kerja.

Di tingkat lokal, mahasiswa ditempatkan di Dinas Kesehatan Kota Semarang, Instalasi Farmasi Kota Semarang, berbagai Puskesmas, rumah sakit, apotek, dan distributor farmasi. Sejumlah wahana praktik meliputi Puskesmas Bangetayu, Rowosari, Srondol, Gunungpati, Halmahera, Ngaliyan, Karangdoro, Karangmalang, Mangkang, Tlogosari Kulon, dan Ngesrep. Mahasiswa juga memperoleh pengalaman di rumah sakit, antara lain RSD K.R.M.T. Wongsonegoro, RSI Sultan Agung Semarang, RS Panti Wilasa dr. Cipto, RS Panti Wilasa Citarum, RS Roemani Muhammadiyah, RS Bhakti Wira Tamtama, dan RS Ken Saras Kabupaten Semarang.

Pengalaman pelayanan kefarmasian komunitas diperkuat melalui penempatan di berbagai apotek, antara lain Apotek Alberta Farma, Apotek Arya Mukti, Apotek Cahaya 3M, Apotek Gombel, Apotek Hardjo Winangun, Apotek Kartika, Apotek Marga Husada, Apotek Mari Bangetayu, Apotek Mijen, Apotek Monginsidi, Apotek Pharma Sista, Apotek Ratu Sehat, Apotek Sana Farma, Apotek Taman Siswa, Apotek Tambak Dalam, Apotek Teras Mijen, serta Viva Apotek wilayah Jawa Tengah. Melalui wahana tersebut, mahasiswa berkesempatan mempelajari pelayanan informasi obat, pengelolaan sediaan farmasi, serta praktik yang berorientasi pada mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Pada tingkat nasional, jejaring PKL mencakup Balai Besar POM di Semarang, Lembaga Farmasi TNI Angkatan Udara (LAFI-AU) di Bandung, serta sejumlah industri farmasi, seperti PT Phapros, PT Erela, PT Etercon Pharma, PT Ciubros Farma, PT Gratia Husada Farma, PT Sampharindo Perdana, dan PT Yekatria Farma. Mahasiswa juga mempelajari tata kelola distribusi obat melalui Pedagang Besar Farmasi, di antaranya PT Enseval Putera Megatrading Cabang Semarang, PT Millennium Pharmacon International Tbk, PT Mensa Binasukses, PT Penta Valent Cabang Semarang, PT Bramada Parmasari, PT Handal Makmur Mulia, PT Karya Tri Andita, dan PT Lestari Jaya Sejahtera. Penempatan di RS Bhayangkara Tk. I Kramat Jati Jakarta dan RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga turut memperluas pengalaman mahasiswa dalam pelayanan kefarmasian di rumah sakit.

Program PKL Prigel Farmasi 2025 memperkuat keterhubungan pendidikan tinggi dengan layanan kesehatan, regulator, industri, dan distribusi farmasi. Kegiatan ini mendukung enam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan kompetensi calon tenaga kefarmasian; SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis pengalaman nyata; SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kesiapan kerja mahasiswa; SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengenalan proses produksi dan distribusi farmasi; SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui penguatan orientasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat; serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi lintas sektor. Melalui kemitraan ini, FK UNNES berupaya menyiapkan lulusan farmasi yang profesional, adaptif, dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

#SDGs3 #SDGs4 #SDGs8 #SDGs9 #SDGs10 #SDGs17

Related Posts

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy