SEMARANG – Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Fakultas Kedokteran menggelar edukasi kesehatan bertajuk “Optimalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) melalui Pendidikan Kesehatan dalam Pencegahan Tiga Beban Malnutrisi” di SDIT Mutiara Hati, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Kamis (12/6/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya gizi seimbang dan gaya hidup sehat sejak dini.
Tim pengabdi yang terdiri atas Dr. Andry, Lukman, MPH, dan Dr. Taufiq memberikan edukasi kepada siswa kelas IV mengenai tiga beban malnutrisi atau Triple Burden of Malnutrition (TBM), yang mencakup gizi kurang, gizi lebih, dan defisiensi mikronutrien. Materi yang disampaikan meliputi pedoman “Isi Piringku”, pentingnya Tablet Tambah Darah (TTD), kualitas tidur yang cukup, serta dampak penggunaan gawai atau screen time berlebihan terhadap kesehatan anak.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar siswa lebih mudah memahami penerapan pola makan seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi mengenai TTD juga menekankan pentingnya pencegahan anemia akibat kekurangan zat besi, yang dapat memengaruhi konsentrasi dan daya tahan tubuh. Sementara itu, pembahasan tentang tidur dan penggunaan gawai mengajak siswa membangun kebiasaan yang mendukung kesehatan fisik dan mental.
“Melalui kegiatan edukatif ini, kami berharap anak-anak dapat mengenali pentingnya menjaga pola makan seimbang serta kebiasaan hidup sehat sejak dini,” ujar Dr. Andry. Kepala SDIT Mutiara Hati turut mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap edukasi serupa dapat dilaksanakan secara berkala untuk mendukung program UKS dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat serta menunjang tumbuh kembang peserta didik.
Penguatan literasi kesehatan di sekolah menjadi langkah penting untuk mencegah malnutrisi dan membentuk kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Kegiatan ini mendukung SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan pemahaman tentang gizi dan pencegahan masalah kesehatan, serta SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan edukasi kesehatan bagi peserta didik.
#SDGs3 #SDGs4




