Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus berwawasan global melalui penerimaan tiga mahasiswa asal Prancis dalam Academic Internship Program.
Kegiatan penyambutan berlangsung di Ruang Rapat Gedung Baru FISIP UNNES dan dihadiri oleh Dekan FISIP Prof. Dr. Arif Purnomo, S.Pd., S.S., M.Pd., Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. scient.med. Fadly Husain, S.Sos., M.Si., serta jajaran dosen, di antaranya Restu Ayu Mumpuni, S.I.Kom., M.I.Kom. dari Program Studi Ilmu Komunikasi.
Tiga mahasiswa yang mengikuti program ini yakni Loane Julie Fumanal dari IUT de Paris – Rives de Seine, Nathan Etienne Guillaume Roux dari Sciences Po Toulouse, dan Jade Thanh Quy To dari Sciences Po Bordeaux. Mereka akan menjalani magang di Laboratorium Terpadu FISIP UNNES selama 8 hingga 24 minggu, terhitung mulai Maret hingga Agustus 2026, di bawah supervisi akademik Dr. scient.med. Fadly Husain, S.Sos., M.Si.
Program ini tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi lintas budaya. Para peserta terlibat dalam berbagai aktivitas, mulai dari pengelolaan administrasi laboratorium, produksi film dokumenter bertema isu sosial, hingga penguatan komunitas mahasiswa berbasis partisipasi.
Salah satu proyek yang dilakukan adalah keterlibatan Nathan Roux dalam produksi film dokumenter tentang wayang potehi di Klenteng Ling Hok Bio, Kota Semarang sebagai upaya mengangkat warisan budaya lokal ke tingkat global.
Selain itu, pengalaman belajar di kelas juga menjadi bagian penting dalam pertukaran pengetahuan. Jade To mengungkapkan ketertarikannya terhadap metode pembelajaran di UNNES yang dinilai memiliki pendekatan diskusi yang serupa dengan sistem pendidikan di Prancis.
Kehadiran mahasiswa internasional ini sekaligus memperkuat implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) poin 17 tentang kemitraan global. Kolaborasi antara UNNES dengan IUT de Paris Rives de Seine, Sciences Po Toulouse, dan Sciences Po Bordeaux membuka peluang pertukaran ide, inovasi, serta praktik baik dalam menjawab berbagai tantangan sosial.
Melalui program ini, FISIP UNNES menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, inklusif, dan berorientasi global. Kolaborasi ini diharapkan menjadi jembatan antarbangsa dalam menghubungkan pengetahuan dan budaya untuk mendukung masa depan yang berkelanjutan.




