Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring global melalui penyelenggaraan Coaching Clinic: Menulis Artikel pada Jurnal Internasional Bereputasi bagi dosen muda pada Kamis, (9/4).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah sekaligus memperluas kolaborasi akademik internasional.
Kegiatan menghadirkan narasumber internasional, yaitu Prof. Dr. Md. Anwarul Abedin dari Bangladesh Agricultural University serta Gulsan Ara Parvin, Ph.D dari Ritsumeikan University, Jepang. Kehadiran akademisi dari berbagai negara ini mencerminkan langkah strategis FISIP UNNES dalam membangun kemitraan global yang produktif dan berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi berjalan interaktif dengan partisipasi aktif dari para dosen muda. Materi yang disampaikan meliputi strategi menembus jurnal bereputasi internasional, mengenali karakteristik jurnal predator, hingga teknik penyusunan artikel sesuai standar akademik global.
Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai konsep triangle of academic writing, penggunaan gaya bahasa ilmiah, serta perbedaan antara theoretical paper dan empirical study paper.
Diskusi kemudian berkembang pada isu terkait pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam penulisan artikel ilmiah. Pertanyaan kritis yang disampaikan oleh Restu Ayu Mumpuni mendorong pembahasan mengenai batasan etika penggunaan AI.
Menanggapi hal tersebut, Prof. Abedin menegaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu, namun tanggung jawab utama tetap berada pada penulis. Ia menekankan pentingnya parafrase, pengolahan ulang, serta menjaga orisinalitas, disertai transparansi karena editor jurnal telah memahami penggunaan AI dalam proses penulisan.
Lebih dari sekadar peningkatan kapasitas dosen muda, kegiatan ini juga menjadi sarana knowledge exchange yang mempertemukan perspektif global dan lokal. Interaksi langsung dengan narasumber internasional membuka peluang kolaborasi riset, publikasi bersama, hingga kerja sama kelembagaan yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, FISIP UNNES tidak hanya mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah dosen, tetapi juga memperkuat posisi institusi dalam jaringan akademik internasional sebagai bagian dari upaya berkelanjutan yang selaras dengan semangat SDG 17.
Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan guna memperluas kolaborasi global dan meningkatkan kontribusi akademik FISIP UNNES di tingkat internasional.




