Semarang, 9 September 2026, Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP), Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecturer dengan tema “Disaster and Non-Formal Education”. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dekanat FIPP UNNES ini menghadirkan Assoc. Prof. Kaori Kitagawa dari University College London (UCL) sebagai narasumber. Kegiatan menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai keterkaitan pendidikan nonformal dengan upaya pengurangan risiko bencana.

Gambar 1. Pembukaan dan sambutan pada kegiatan Visiting Lecturer Program Studi Pendidikan Nonformal FIPP UNNES.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan, kemudian secara resmi dibuka oleh Dekan FIPP UNNES bersama Koordinator Program Studi Pendidikan Nonformal. Pembukaan tersebut menjadi penanda dimulainya forum akademik yang mempertemukan sivitas akademika dengan perspektif internasional mengenai pendidikan nonformal dan kebencanaan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai bagian dari penguatan kerja sama akademik. Penandatanganan ini menjadi salah satu bentuk komitmen dalam membangun kolaborasi dan jejaring akademik yang dapat mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, serta pertukaran pengetahuan.

Gambar 2. Penandatanganan Implementation Agreement (IA) dalam kegiatan Visiting Lecturer PNF FIPP UNNES.
Memasuki sesi utama, Allfine Loretha, S.Pd., M.Pd. menyampaikan hasil riset yang berkaitan dengan pendidikan dan kebencanaan. Penyampaian hasil riset ini memberikan gambaran mengenai pentingnya pendidikan dalam meningkatkan pemahaman serta kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.

Gambar 3. Allfine Loretha, S.Pd., M.Pd. menyampaikan hasil riset dalam kegiatan Visiting Lecturer.
Selanjutnya, Assoc. Prof. Kaori Kitagawa dari University College London (UCL) menyampaikan materi mengenai “Disaster Risk Reduction Based on Seikatsu Bosai”. Materi ini memberikan perspektif mengenai pengurangan risiko bencana yang berorientasi pada kehidupan sehari-hari (seikatsu), sehingga upaya kesiapsiagaan tidak hanya dipahami sebagai respons ketika bencana terjadi, tetapi juga sebagai bagian dari kebiasaan dan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Gambar 4. Assoc. Prof. Kaori Kitagawa dari University College London menyampaikan materi “Disaster Risk Reduction Based on Seikatsu Bosai”.
Melalui materi tersebut, peserta diajak melihat bahwa disaster risk reduction dapat dibangun melalui pengetahuan, kesadaran, keterampilan, serta kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Perspektif ini menjadi relevan dengan bidang pendidikan nonformal yang memiliki kedekatan dengan masyarakat dan dapat menjadi sarana untuk membangun kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.
Pembahasan dalam Visiting Lecturer juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan pengetahuan dan kapasitas melalui pendidikan sejalan dengan SDG 4: Quality Education. Sementara itu, upaya membangun masyarakat yang mampu menghadapi risiko bencana mendukung SDG 11: Sustainable Cities and Communities serta SDG 13: Climate Action, khususnya dalam membangun ketangguhan masyarakat dan meningkatkan kesadaran terhadap risiko lingkungan.

Gambar 5. Keterangan: Mahasiswa dan peserta menyimak pemaparan materi Visiting Lecturer.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan Assoc. Prof. Kaori Kitagawa maupun pemateri. Berbagai pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai disaster risk reduction, Seikatsu Bosai, serta penerapannya dalam konteks pendidikan nonformal dan masyarakat.

Gambar 6. Sesi tanya jawab dan diskusi antara peserta dengan narasumber.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penutupan dan dokumentasi bersama. Visiting Lecturer ini memberikan pengalaman akademik yang berharga bagi mahasiswa PNF FIPP UNNES untuk memperoleh wawasan dari perspektif internasional sekaligus menghubungkan kajian pendidikan nonformal dengan isu kebencanaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Gambar 7. Dokumentasi bersama setelah kegiatan Visiting Lecturer PNF FIPP UNNES.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Nonformal FIPP UNNES terus mendorong pengembangan pendidikan yang kontekstual, adaptif, dan berorientasi pada ketangguhan masyarakat. Kehadiran Assoc. Prof. Kaori Kitagawa juga memperkuat ruang pertukaran pengetahuan dan jejaring akademik internasional, sekaligus mendukung kontribusi pendidikan tinggi terhadap pencapaian SDGs, khususnya SDG 4, SDG 11, dan SDG 13.
Korespondensi :
All Fine Loretha & Qoniatus Sariah



