Pekalongan — Sebanyak tujuh mahasiswa magang PRIGEL Pendidikan Nonformal (PNF) Universitas Negeri Semarang Tahun 2026 turut berpartisipasi dalam kegiatan pendampingan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMP Negeri 4 Pekalongan pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bersama tim BBPMP Provinsi Jawa Tengah sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi risiko bencana sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap isu perubahan iklim di lingkungan pendidikan.
Pendampingan SPAB melibatkan pihak sekolah secara aktif melalui berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan kolaboratif. Kegiatan diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan program SPAB kepada warga sekolah sebagai bentuk penguatan pemahaman mengenai pentingnya budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan.

Selain itu, tim pendamping juga menyerahkan buku panduan SPAB, papan titik kumpul, dan tanaman kepada pihak sekolah sebagai simbol dukungan terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari implementasi pendidikan berbasis mitigasi bencana yang terintegrasi dengan kepedulian lingkungan.
Kegiatan dilanjutkan dengan aksi penanaman bersama yang melibatkan mahasiswa magang PRIGEL PNF UNNES 2026, tim BBPMP Provinsi Jawa Tengah, guru, dan peserta didik SMPN 4 Pekalongan. Suasana penuh antusias dan kebersamaan terlihat selama proses penanaman berlangsung, mencerminkan semangat kolaborasi dalam menjaga lingkungan sekolah.

Tidak hanya berfokus pada aksi lingkungan, pendampingan ini juga membahas analisis Rapor Pendidikan pada indikator D18 terkait perubahan iklim. Pembahasan tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana implementasi pendidikan tentang perubahan iklim dan kesiapsiagaan bencana telah diterapkan di lingkungan sekolah.
Bagi mahasiswa PRIGEL PNF UNNES 2026, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi pengalaman berharga karena dapat belajar secara langsung mengenai Implementasi program pendidikan berbasis kebencanaan dan lingkungan. Mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam membangun komunikasi, kerja sama tim, serta pendampingan program pendidikan di lapangan.

Kegiatan pendampingan SPAB ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 yaitu Quality Education melalui penguatan pendidikan mitigasi bencana di sekolah. Selain itu, kegiatan penanaman dan kepedulian terhadap perubahan iklim juga sejalan dengan SDGs poin ke-13 yaitu Climate Action serta SDGs poin ke-17 tentang Partnerships for the Goals melalui kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berkelanjutan.




