Semarang, 19 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) kembali menyelenggarakan kegiatan Jumat Sehat sebagai upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan fakultas. Kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan dengan mengangkat Soto Semarang sebagai menu utama.

Jumat Sehat merupakan agenda rutin yang tidak hanya mendorong sivitas akademika untuk menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat interaksi, kolaborasi, dan semangat kebersamaan antarpegawai. Melalui kegiatan ini, FIPP berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan harmonis.
Pemilihan Soto Semarang sebagai menu pada kegiatan kali ini memiliki makna tersendiri. Sebagai salah satu kuliner tradisional khas Indonesia, Soto Semarang menawarkan sajian bergizi yang terdiri atas kuah kaldu, ayam, tauge, bihun, serta berbagai pelengkap yang mencerminkan kekayaan kuliner Nusantara. Soto dikenal sebagai salah satu makanan tradisional Indonesia yang memiliki beragam variasi di setiap daerah, termasuk kekhasan cita rasa dari Kota Semarang.
Lebih dari sekadar menikmati hidangan bersama, kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin 2, Zero Hunger, yang bertujuan mengakhiri kelaparan, meningkatkan ketahanan pangan, dan mendorong konsumsi pangan yang bergizi. Dengan menghadirkan makanan tradisional yang bernilai gizi sekaligus mendukung pelestarian kuliner lokal, FIPP menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran akan pentingnya akses terhadap pangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan Jumat Sehat, FIPP berharap semangat hidup sehat, pelestarian budaya kuliner lokal, serta implementasi nilai-nilai SDGs dapat terus menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan fakultas. Kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan sederhana seperti makan bersama diharapkan mampu memperkuat sinergi seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.




