SEMARANG — Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus menunjukkan dedikasinya dalam mengawal, mengasah, serta mengapresiasi potensi kreatif mahasiswa di berbagai ajang kompetisi. Komitmen tersebut kembali dibuktikan melalui penyerahan Bantuan Uang Pembinaan Prestasi kepada pemenang ajang Lomba Poster Nasional Intellectual Moslem Fest (IMF) 2025.
Ajang kompetisi nasional bertema “Islam sebagai Landasan Etis dalam Memandu Transformasi Modern” ini diselenggarakan oleh UKM FUMMI FIPP UNNES dan berpuncak pada penilaian serta penetapan pemenang pada tanggal 18 Oktober 2025.
Dalam ajang bergengsi tersebut, mahasiswa asal Universitas Negeri Semarang, Stivany Gracea Gibrania, sukses mengukir prestasi gemilang dengan keluar sebagai Juara 1 Kategori Lomba Poster Edukasi setelah mengumpulkan nilai tertinggi dari dewan juri. Atas pencapaian membanggakan tersebut, FIPP UNNES memberikan Bantuan Uang Pembinaan Prestasi sebesar Rp500.000.
Pimpinan FIPP UNNES menyampaikan bahwa dukungan finansial serta pendampingan moral merupakan bagian dari strategi berkelanjutan fakultas untuk memfasilitasi mahasiswa berprestasi di tingkat lokal, nasional, hingga kancah internasional. FIPP UNNES senantiasa mendorong lahirnya inovasi dan karya-karya bermakna dari para mahasiswa guna memperkuat reputasi akademik serta keunggulan kompetitif institusi.
Lebih lanjut, pemberian bantuan pembinaan ini juga terintegrasi erat dengan komitmen FIPP UNNES terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 1, yaitu No Poverty (Tanpa Kemiskinan). Alokasi dana bantuan ini berfungsi sebagai insentif langsung yang membantu mengurangi beban finansial mahasiswa selama mengasah bakat dan mengikuti berbagai perlombaan.
Melalui akses apresiasi yang adil dan inklusif, FIPP UNNES memastikan seluruh mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa terhalang latar belakang kondisi ekonomi. Portofolio prestasi serta keterbiasaan berpikir kritis dan kreatif di ajang nasional ini diharapkan dapat menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas daya saing lulusan saat memasuki dunia kerja maupun kewirausahaan, yang pada akhirnya berkontribusi nyata pada pemutusan rantai kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.



