FIPP UNNES Terima Kunjungan Mahasiswa VIA University Denmark untuk Perkuat Pertukaran Budaya dan Pendidikan

Semarang, 9 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima kunjungan mahasiswa dari VIA University College, Denmark, pada Rabu, 8 Oktober 2025. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan lingkungan akademik dan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional sekaligus memperluas wawasan mengenai keberagaman pendidikan dan budaya.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa VIA University College berinteraksi dengan sivitas akademika FIPP UNNES melalui kegiatan yang memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia. Dokumentasi kegiatan menunjukkan para mahasiswa mencoba memainkan alat musik tradisional angklung bersama peserta lainnya. Aktivitas ini memberikan pengalaman langsung mengenai seni budaya Indonesia sekaligus menciptakan suasana interaksi yang hangat dan menyenangkan.
Pertemuan lintas budaya seperti ini dapat memperluas pemahaman mahasiswa terhadap perbedaan tradisi, kebiasaan, dan perspektif masyarakat. Melalui pengalaman langsung, mahasiswa internasional berkesempatan mengenal budaya Indonesia lebih dekat, sedangkan sivitas akademika FIPP UNNES memperoleh ruang untuk membangun komunikasi dan hubungan dengan komunitas akademik dari negara lain.
Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui pembelajaran lintas budaya yang memperluas wawasan dan mendorong penghargaan terhadap keberagaman. Selain itu, kegiatan ini berkaitan dengan SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, terutama dalam konteks pelestarian dan pengenalan warisan budaya melalui seni tradisional seperti angklung kepada masyarakat internasional.
Melalui kunjungan mahasiswa VIA University College, FIPP UNNES terus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang terbuka terhadap pertukaran pengetahuan dan budaya. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman lintas budaya, meningkatkan apresiasi terhadap warisan budaya Indonesia, serta membuka peluang hubungan akademik internasional yang berkelanjutan.



