
Pembangunan fasilitas olahraga dan sarana pendukung di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNNES resmi dimulai. Kegiatan yang berlangsung pada 13 Agustus 2026 mulai pukul 09.00 WIB di depan Gedung Laboratorium Prof. Soegiyono FIK UNNES tersebut dihadiri jajaran pimpinan universitas, pimpinan FIK UNNES, pihak kontraktor, serta sejumlah undangan.

Prosesi groundbreaking diawali dengan pemotongan tumpeng yang kemudian dilanjutkan pengoperasian excavator secara simbolis oleh Rektor UNNES untuk memulai galian pondasi. Momen tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya pembangunan Gedung Bulutangkis, Gedung Parkir, serta Revitalisasi Lapangan Tenis FIK UNNES sebagai bagian dari langkah penguatan sarana dan prasarana olahraga di lingkungan FIK UNNES.
Dalam arahannya, Rektor UNNES Bapak Prof. Dr. S Martono, M. Si. menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas di FIK UNNES diharapkan dapat semakin menunjang proses pembelajaran, aktivitas olahraga, dan pengembangan prestasi mahasiswa maupun sivitas akademika.
Pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya FIK UNNES untuk terus meningkatkan kualitas dan ketersediaan sarana pendukung. Dengan fasilitas yang semakin memadai dan representatif, FIK UNNES diharapkan mampu mengoptimalkan pelaksanaan pendidikan, pembinaan, kompetisi, serta pengembangan prestasi olahraga.
Kegiatan groundbreaking ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 1, 3, 4, 9, 12, 13, dan 17. Pembangunan fasilitas FIK UNNES berkontribusi pada peningkatan akses terhadap sarana pengembangan sumber daya manusia (SDG 1), mendorong budaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga (SDG 3), serta mendukung penyelenggaraan pendidikan berkualitas (SDG 4). Pengembangan Gedung Bulutangkis, Gedung Parkir, dan Revitalisasi Lapangan Tenis juga menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pendidikan dan olahraga (SDG 9), sekaligus mendorong pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab dan berkelanjutan (SDG 12 dan SDG 13). Pelaksanaannya melalui sinergi antara universitas, fakultas, kontraktor, dan para pemangku kepentingan turut memperkuat semangat kemitraan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG 17).
✍️ Ditulis oleh: Kiky_FIK UNNES




