Purwokerto – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi (HMPPE), Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan studi banding bersama Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi (HMPE) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) pada Sabtu, 6 Desember 2025. Kegiatan luring yang bertempat di kampus UNSOED, Purwokerto ini diikuti oleh 125 mahasiswa yang terdiri dari 70 pengurus HIMA Pendidikan Ekonomi FEB UNNES dan 55 pengurus HIMA Pendidikan Ekonomi UNSOED.
Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan organisasi mahasiswa untuk terus beradaptasi dengan dinamika tata kelola kelembagaan, meningkatkan efektivitas program kerja, serta memperkuat kompetensi kepemimpinan mahasiswa di era modern. Dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan organisasi kampus, pertukaran gagasan dan pengalaman antarlembaga menjadi fondasi penting dalam menciptakan inovasi program kerja yang berdampak luas.
Tujuan utama dari kegiatan studi banding ini adalah untuk membangun sinergi kelembagaan, membandingkan sistem manajemen organisasi, mengevaluasi efektivitas program kerja unggulan, serta mempererat hubungan kekeluargaan antar-mahasiswa program studi pendidikan ekonomi dari kedua universitas terkemuka tersebut.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan resmi oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan dengan penyampaian sambutan-sambutan strategis dari Pembina Hima, Ketua Hima, serta Penanggung Jawab (PJ) acara dari kedua belah pihak. Memasuki sesi inti, kegiatan diisi dengan penayangan video profil serta pengenalan profil dan program kerja masing-masing himpunan. Acara kemudian berlanjut dengan sesi tanya jawab interaktif dan Focus Group Discussion (FGD) per departemen atau divisi guna membahas implementasi program kerja secara lebih mendalam.
Suasana kegiatan berlangsung sangat meriah dan penuh keakraban saat memasuki sesi games antarpengurus untuk mencairkan suasana. Rangkaian acara studi banding ini ditutup dengan prosesi penyerahan kenang-kenangan sebagai simbol apresiasi kerja sama, yang kemudian diakhiri dengan penutupan resmi oleh MC dan sesi foto bersama seluruh peserta.

Manfaat yang dihasilkan dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh para peserta dalam bentuk peningkatan wawasan manajerial, penguatan keterampilan komunikasi organisasi, serta perluasan relasi antarmahasiswa. Bagi institusi, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendorong terciptanya tata kelola organisasi kemahasiswaan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berkualitas.
Sebagai rencana keberlanjutan dan tindak lanjut, kedua HIMA sepakat untuk merancang program kolaborasi berkelanjutan, seperti penyelenggaraan forum diskusi ilmiah mahasiswa secara daring secara berkala serta kolaborasi program pengabdian kepada masyarakat lintas wilayah pada masa mendatang.

