Semarang, 20 Juni 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Semarang (UNNES) sukses menyelenggarakan The 1st International Conference on Environmental Science for Sustainability (ICESS) 2026 di Kapuas Ballroom, Aruss Hotel Semarang, Sabtu (20/6). Mengusung tema “Integrating Environmental Science, Climate Engineering, and Green Technology for Sustainable Development”, konferensi internasional ini menjadi wadah kolaborasi akademik yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, serta pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk berbagi hasil riset, pengalaman, dan inovasi dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor II Universitas Negeri Semarang, Prof. Heri Yanto, M.B.A., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi global dalam menghadapi berbagai tantangan dunia, khususnya perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, forum ilmiah internasional seperti ICESS menjadi media penting untuk memperkuat sinergi antarlembaga dalam menghasilkan solusi berbasis riset yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Dekan FEB UNNES, Prof. Dr. Amir Mahmud, M.Si., menyampaikan bahwa penyelenggaraan The 1st ICESS 2026 merupakan salah satu wujud komitmen FEB UNNES dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus meningkatkan kontribusi akademik terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
“ICESS bukan sekadar forum diseminasi hasil penelitian, tetapi juga ruang kolaborasi internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk bertukar gagasan, membangun jejaring riset, serta merumuskan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Kami berharap konferensi ini mampu melahirkan kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah bereputasi internasional, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” ujar Prof. Amir Mahmud.
Konferensi menghadirkan narasumber dari berbagai perguruan tinggi bereputasi internasional, yaitu Prof. Siew Chan, Ph.D. dari University of North Georgia, Amerika Serikat, Prof. Ir. Anton Satria Prabuwono, Ph.D. dari Petronas University Malaysia, Dr. rer. nat. Adi Nur Cahyono, M.Pd., serta Badingatus Solikhah, S.E., M.Si., Ph.D. dari Universitas Negeri Semarang. Para pembicara membahas berbagai isu strategis, mulai dari ilmu lingkungan, rekayasa iklim, teknologi hijau, transformasi pendidikan, kecerdasan buatan untuk keberlanjutan, hingga inovasi berbasis sains dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Selain sesi keynote, peserta juga mengikuti presentasi hasil penelitian dan diskusi ilmiah yang mencakup berbagai topik, seperti konservasi lingkungan, ekonomi hijau, energi terbarukan, pengelolaan sumber daya alam, mitigasi perubahan iklim, serta penguatan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Forum ini menjadi media pertukaran pengetahuan sekaligus memperluas jejaring penelitian internasional antarperguruan tinggi dan lembaga penelitian.
Penyelenggaraan The 1st International Conference on Environmental Science for Sustainability (ICESS) 2026 merupakan bentuk nyata komitmen UNNES dalam mendukung agenda global Sustainable Development Goals (SDGs). Konferensi ini berkontribusi pada SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan tinggi, diseminasi ilmu pengetahuan, dan penguatan budaya riset internasional. Pembahasan mengenai ilmu lingkungan, rekayasa iklim, dan teknologi hijau juga mendukung SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan, serta SDG 13 (Climate Action) dengan mendorong lahirnya solusi ilmiah untuk mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim. Di sisi lain, kehadiran narasumber dari Indonesia, Amerika Serikat, dan Malaysia memperkuat implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui pengembangan jejaring akademik, kolaborasi riset internasional, serta kemitraan strategis dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Melalui penyelenggaraan ICESS 2026, FEB UNNES menegaskan perannya sebagai fakultas yang aktif membangun ekosistem akademik berkelas dunia melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan kolaborasi internasional. Konferensi ini diharapkan menjadi katalisator lahirnya berbagai penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bereputasi, serta solusi inovatif yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi UNNES sebagai Universitas Bereputasi Dunia dan Pelopor Kecemerlangan Pendidikan yang Berwawasan Konservasi.

