
Semarang – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang (FEB UNNES) mendorong pelestarian budaya Indonesia melalui penggunaan kebaya dalam peringatan Hari Kartini. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan pendidikan dan kesetaraan perempuan, sekaligus meningkatkan apresiasi sivitas akademika terhadap warisan budaya bangsa.
Penggunaan kebaya menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai sejarah dan budaya Indonesia. Melalui peringatan ini, FEB UNNES memperkenalkan busana tradisional sebagai bagian dari identitas bangsa yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pendidikan budaya yang melengkapi pembelajaran akademik di lingkungan kampus.
Inisiatif ini sejalan dengan semangat Sustainable Development Goal (SDG) 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya Target 11.4 mengenai perlindungan dan pelestarian warisan budaya. Apresiasi terhadap kebaya dapat menumbuhkan kesadaran bahwa keberlanjutan pembangunan turut mencakup pemeliharaan tradisi dan identitas budaya masyarakat.
Peringatan Hari Kartini juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan penghargaan terhadap keberagaman di lingkungan FEB UNNES. Partisipasi sivitas akademika dalam kegiatan budaya diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya nasional serta kepedulian untuk menjaga keberlanjutannya.
Melalui peringatan Hari Kartini berkebaya, FEB UNNES mendukung tumbuhnya komunitas kampus yang menghargai warisan budaya. Upaya ini dapat diperkuat melalui pelibatan mahasiswa, dokumentasi kegiatan, dan publikasi edukatif agar nilai sejarah serta makna budaya kebaya semakin dikenal oleh generasi muda.