FEB UNNES Dukung SDG 3 melalui Penguatan Kesehatan, Kesejahteraan, dan Lingkungan Kampus yang Sehat dan Inklusif

Universitas Negeri Semarang > FEB UNNES > Berita > FEB UNNES Dukung SDG 3 melalui Penguatan Kesehatan, Kesejahteraan, dan Lingkungan Kampus yang Sehat dan Inklusif

Semarang – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang (FEB UNNES) terus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), melalui berbagai upaya untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan kesejahteraan sivitas akademika. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi kesehatan, aktivitas olahraga bersama, penguatan peran Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta penyediaan fasilitas yang mendukung kesehatan dan kenyamanan di lingkungan kampus, termasuk ruang laktasi.

Upaya ini mencerminkan komitmen FEB UNNES untuk membangun lingkungan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memperhatikan kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta keluarga besar fakultas.

Edukasi Kesehatan dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Salah satu upaya mendukung SDG 3 dapat dilakukan melalui kegiatan seminar dan sosialisasi kesehatan yang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) atau lembaga terkait. Melalui seminar dan sosialisasi tersebut, sivitas akademika diharapkan semakin memahami pentingnya perilaku hidup sehat, kemampuan mengenali risiko penyalahgunaan zat, serta peran lingkungan pendidikan dalam menciptakan ruang yang aman dan mendukung kesehatan mental. 

Senam Sehat untuk Mendorong Gaya Hidup Aktif

Kegiatan senam sehat dilakukan rutin setiap hari jumat, menjadi sarana untuk meningkatkan kebugaran, mendorong aktivitas fisik secara rutin, sekaligus mempererat interaksi dan kebersamaan di antara dosen, tenaga kependidikan, anggota DWP, dan sivitas akademika lainnya. Inisiatif ini mendukung SDG 3 melalui promosi gaya hidup sehat dan upaya pencegahan penyakit tidak menular. Pembiasaan aktivitas fisik dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk membangun lingkungan kerja dan belajar yang lebih sehat.

Peran Dharma Wanita Persatuan dalam Membangun Keluarga Sehat dan Sejahtera

Melalui kegiatan pertemuan, edukasi, seminar, dan aktivitas bersama, DWP dapat menjadi wadah untuk meningkatkan pengetahuan anggota mengenai kesehatan keluarga, gizi seimbang, kesehatan perempuan, pengasuhan anak, kesehatan mental, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Keterlibatan DWP dalam agenda kesehatan turut mendukung pendekatan kesejahteraan yang menyeluruh. Kesehatan tidak hanya dipahami sebagai ketiadaan penyakit, tetapi juga mencakup kondisi fisik, mental, dan sosial yang memungkinkan individu menjalankan aktivitas sehari-hari secara optimal.

Ruang Laktasi sebagai Fasilitas Pendukung Kesehatan Ibu dan Anak

Komitmen terhadap kesehatan dan kesejahteraan diwujudkan melalui penyediaan ruang laktasi yang layak, nyaman, bersih, dan mudah diakses di lingkungan FEB UNNES. Ketersediaan fasilitas ini menunjukkan perhatian institusi terhadap kebutuhan kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kampus yang lebih ramah keluarga. Ruang laktasi yang memadai diharapkan membantu ibu tetap dapat menjalankan aktivitas akademik maupun pekerjaan tanpa mengabaikan kebutuhan pemberian ASI kepada bayi. Dalam kerangka SDGs, inisiatif ini relevan dengan target 3.2 mengenai pencegahan kematian bayi baru lahir dan anak balita yang dapat dicegah, serta target 3.8 mengenai akses terhadap layanan kesehatan esensial. 

Membangun Budaya Kampus yang Sehat dan Berkelanjutan

Melalui pendekatan yang berkelanjutan dan partisipatif, FEB UNNES turut membangun budaya kampus yang menempatkan kesehatan dan kesejahteraan sebagai bagian penting dari kualitas pendidikan tinggi.

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: