Dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES), Dr.rer.nat. Adi Nur Cahyono, M.Pd., menjadi guest professor di Institut für Didaktik der Mathematik und Informatik, Goethe Universität Frankfurt, Jerman. Program ini didanai penuh oleh Jerman melalui skema International Guest Lectureship.
Dalam program tersebut, Adi Nur Cahyono mengampu mata kuliah AI and Coding in Mathematical Modelling Instruction berbobot 3 SKS pada Winter Semester 2025/2026.
Perkuliahan dilaksanakan dalam format blok semester selama 16 pertemuan dalam 3 minggu dan dirancang dalam bentuk teori dan praktik.
Mata kuliah ini membahas integrasi artificial intelligence (AI), coding, dan pemodelan matematika dalam pembelajaran, mulai dari fondasi pemodelan matematika dalam STEM, dasar-dasar AI dan computational thinking, pemrograman untuk pemodelan matematika, hingga perancangan pembelajaran pemodelan matematika yang diperkaya AI dan coding.
Selain kegiatan mengajar, ia juga melaksanakan penelitian bersama Prof. Dr. Matthias Ludwig dan tim sebagai bagian dari penguatan kolaborasi akademik antara UNNES dan Goethe Universität Frankfurt.
Goethe University Frankfurt merupakan lokasi kantor pusat MathCityMap, proyek yang telah diikuti Adi Nur Cahyono sejak 2013 hingga menyelesaikan disertasi doktoralnya tentang MathCityMap Indonesia pada 2017.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu landasan penting dalam pengembangan STEM Trails di Indonesia. Pengembangan STEM Trails Project telah berlangsung sejak 2022 melalui dukungan pendanaan bertahap dari Math Trails Lab, UNNES, DRTPM Dikti Kemendikbudristek RI, Hibah Riset Kolaborasi Indonesia antar-PTNBH, serta berlanjut pada 2026 dengan dukungan hibah dari Australia.
Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dengan Frankfurt dalam pengembangan STEM Trails serta menyiapkan proyek bersama pada masa mendatang.
Sebagai tindak lanjut, direncanakan akan ada kunjungan balik, yakni dua profesor dari Jerman yang akan menjalani sabbatical leave di UNNES selama dua bulan. Kolaborasi ini menunjukkan pentingnya diplomasi akademik, penguatan kerja sama berbasis keilmuan, serta kontribusinya dalam meningkatkan reputasi universitas di tingkat internasional.




