Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP) Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) di Gedung Rektorat UNNES, Senin (29/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi bagi mahasiswa untuk mempresentasikan perkembangan program yang telah berjalan bersama masyarakat di desa dan kelurahan mitra.
Dalam proses penilaian, masing-masing tim mempresentasikan pelaksanaan program, mulai dari proses pendampingan, penerapan inovasi, capaian, hingga dampak yang dirasakan masyarakat. Presentasi tersebut menjadi bahan bagi tim penilai untuk melihat kesesuaian antara rencana dan pelaksanaan program.
Kasi Kemahasiswaan UNNES, Yozi Aulia Rahman, S.E., M.Sc., menjelaskan bahwa PKP Internal dilakukan untuk memastikan perkembangan setiap program dapat dievaluasi secara objektif sekaligus memberikan masukan bagi mahasiswa sebelum memasuki tahapan berikutnya.
“Penilaian internal ini bukan main-main dan setara dengan reviewer dari Belmawa. Perguruan tinggi memiliki kewenangan untuk memberikan skor pendamping selain skor dari Belmawa,” jelasnya.
Menurutnya, proses penilaian menjadi kesempatan bagi setiap tim untuk mengetahui kekuatan dan bagian yang masih perlu diperbaiki. Dengan demikian, mahasiswa dapat melakukan penyempurnaan terhadap program sebelum menghadapi penilaian pada tahap Abdidaya.
PKP Internal juga menjadi bagian dari upaya UNNES memastikan program PPK Ormawa tidak hanya terlaksana sesuai rencana, tetapi mampu menunjukkan capaian dan dampak bagi masyarakat. Mahasiswa didorong untuk mampu mempertanggungjawabkan setiap tahapan program berdasarkan proses dan hasil yang telah dicapai.
Melalui kegiatan ini, tim PPK Ormawa memperoleh masukan dari proses presentasi dan penilaian untuk memperkuat pelaksanaan program. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menuju Abdidaya 2026.
Meskipun PKP Internal telah dilaksanakan, program PPK Ormawa masih terus berjalan. Masing-masing tim melanjutkan pendampingan bersama masyarakat hingga tahap akhir program sekaligus menyelesaikan berbagai tahapan yang diperlukan menuju Abdidaya 2026.




