Mahasiswa ADik dan Daerah 3T Harus Menjadi Agen Perubahan

Selasa, 18 Desember 2018 | 9:50 WIB


Mahasiswa ADik dan Daerah 3T Harus Menjadi Agen Perubahan

Ada yang beda dengan pembekalan matrikulasi mahasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Papua, Papua Barat dan Daerah 3T di Universitas Negeri Semarang (UNNES) tahun ini. Hadir Direktorat Jenderal (Dirjen) Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Prof Dr Ismunandar.

Salah satu tujuan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik)Papua, Papua Barat dan Daerah 3T adalah memberikan kesempatan kepada anak Papuadan Daerah 3T lulusan SMA/SMK/sederajat yang berprestasi akademik untuk memperoleh pendidikan tinggi di PTN unggulan, dan menyiapkan sumber daya manusia anak-anak Papua dan Daerah 3T yang berkualitas untuk berkontribusi  dalam pembangunan nasional.

Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Papua, Papua Barat dan Daerah 3T adalah bantuan biaya pendidikan dalam rangka percepatan dan pemerataan di bidang pendidikan tinggi di daerah 3T (Terluar, Tertinggal, Terdepan) yang merupakan program khusus sebagai wujud keberpihakan pemerintahbagi provinsi Papua, Papua Barat, dan Daerah 3T.

Saat memberikan sambutan di Hotel C3 Ungaran (17/12), Dirjen Belmawa menyampaikan, raihlah mimpimu dan kalian harus fokus terhadap mimpimu untuk masa depan. Untuk mewujudkan semua itu kalian harus giat belajar, bersungguh-sungguh serta tetap konsisten.

Prof Ismunandar menambahkan, disinilah kesempatan kalian berkumpul bersama teman-teman mahasiswa lain dari seluruh Indonesia dan jadikan semua mahasiswa-mahasiswa ini sebagai netwoork kamu dan bersama sama mempunyaisatu visi, dan tetap harus belajar terus tentang kebersamaan dan bersosialisasi, sehingga jika semua dilakukan dengan hati maka hasilnya pasti akan membanggakan.

Demikian juga Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, UNNES akan melakukan berbagai upaya untuk mempercepat masa study mahasiswa Afirmasi Papua dan Daerah 3T tanpa mengurangi kwalitas keilmuanya.

Disamping itu mereka juga akan dibekali dengan pendidikan Karakter berbasis Konservasi yang merupakan upaya pendidikan untuk menyemaikan dan mengembangkan nilai-nilai religius, jujur, peduli, toleran, demokratis,santun, cerdas, dan tangguh ke dalam diri mahasiswa dengan maksud agar mereka mampu menjadi agen perubahan yang mencintai NKRI.


DIUNGGAH : Setyo Yuwono Dibaca : 401 kali
EDITOR : Setyo Yuwono

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X