164 Tim PKM dari 13 Perguruan Tinggi di Monitoring dan Evaluasi Tim Kemenristek Dikti

Senin, 16 Juli 2018 | 14:22 WIB


164 Tim PKM dari 13 Perguruan Tinggi di Monitoring dan Evaluasi Tim Kemenristek Dikti
SIHONO/HUMAS

 

Sebanyak 164 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 bidang  perguruan tinggi di monitoring dan evalusi oleh tim Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Kegiatan selama 2 hari Senin-Selasa (16-17/7) dipusatkan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) kampus Sekaran Gunungpati.

Ke 164 Tim PKM dari 13 perguruan tinggi yakni UNNES 108 tim, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) 23 tim, Universitas Semarang (USM) 6 tim, Universitas Wahid Hasim (Unwahas) Semarang 5 tim, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga 5 tim, Universitas Katolik Soegiapranata (Unika) Semarang 5 tim, Universitas Pekalongan (Unikal) 4 tim.

Kemudian, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (Stifar) Semarang 4 tim, Universitas Panca Sakti (UPS)  Tegal 3 tim, Untag Semarang (1 tim), Politeknik Harapan Bersama Tegal (1 tim), Universitas Ngudi Waluyo Semarang (1 tim), dan Universitas Darul Ulum Center Sudirman Semarang (1 tim).

Hadir reviewer Dr Made Pramono SS MHum, Sopingi SSos MPd, Dr Hermanto SPd MPd, Uke Prayogo, dan Ika Sari.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo saat membuka kegiatan menyampaikan, sekarang merupakan era disrupsi maka kreativitas itu akan tampil menjadi pemenang.

“Disuasana manapun kreativitas itu akan menjadi pemenang, dan itu perlu dilatih,” tegas Prof Fathur.

Prof Fathur juga mengemukakan, hasil monitoring dan evaluasi PKM ini turut menentukan ke  Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

Untuk itu, siapa saja nanti yang program kreativitasnya bagus bisa lolos menuju ke PIMNas ke 31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 2018 ini, pungkas Prof Fathur.

Dr Hermanto mewakili tim reviewer menyampaikan, tim reviewer ini ditugasi untuk mencari tahu sudah sejauh mana program kegiatan PKM di 13 perguruan tinggi ini dilaksanakan yakni dengan cara tiap-tiap kelompok PKM mempresentasikan hasil karyanya sebagai laporan akhir dan kemajuan pelaksanaan program.

Jika ada salah satu peserta ini tidak melaporkan (mengunggah) ke Dikti sebagai pertanggungjawaban, maka ini sebagai catatan khusus untuk perguruan tinggi yang bersangkutan. Untuk itu mari saling mengingatkan untuk kelancaran pelaksanaan program ini.

 

 

 


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 276 kali
EDITOR : Setyo Yuwono

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X