Sobat UNNES, bagi kamu pecinta angka dan logika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) adalah surga. Namun, seringkali muncul dilema klasik di kalangan calon mahasiswa: “Sebaiknya ambil Matematika (Murni) atau Pendidikan Matematika, ya?”
Sekilas terlihat sama, namun keduanya ibarat mengambil jalan yang berbeda menuju tujuan yang berbeda pula. Memilih jurusan yang tidak sesuai dengan passion kariermu bisa berakibat salah strategi masa depan.
Agar kamu tidak bingung, mari kita bedah perbedaan mendasar antara kedua prodi unggulan di FMIPA UNNES ini.
1. Fokus Utama: Sang Ilmuwan vs Sang Pendidik
Perbedaan paling mencolok ada pada tujuan akhirnya.
- Matematika (Murni): Fokus pada pendalaman ilmu matematika itu sendiri. Kamu akan dilatih menjadi “Ilmuwan” atau analis yang membedah teori, pembuktian teorema, hingga pemodelan matematika untuk industri. Pertanyaannya adalah “Mengapa rumus ini ada?” dan “Bagaimana menerapkannya untuk memecahkan masalah industri?”.
- Pendidikan Matematika: Fokus pada cara mentransfer ilmu tersebut kepada orang lain. Kamu tidak hanya belajar matematika, tetapi juga psikologi siswa, metode pengajaran, dan manajemen kelas. Pertanyaannya adalah “Bagaimana cara mengajarkan rumus ini agar mudah dipahami siswa?”.
2. Materi Kuliah (Kurikulum)
- Di Matematika Murni: Kamu akan bertemu mata kuliah yang sangat dalam dan abstrak, seperti Analisis Real, Aljabar Abstrak, Topologi, hingga Matematika Aktuaria dan Komputasi. Porsi pedagogik (ilmu mendidik) hampir tidak ada.
- Di Pendidikan Matematika: Kamu tetap belajar materi matematika sekolah hingga tingkat lanjut (Kalkulus, Geometri, Statistika), namun dengan tambahan beban SKS kependidikan yang besar. Kamu akan belajar Microteaching (praktik mengajar), Desain Kurikulum, Evaluasi Pembelajaran, hingga Psikologi Perkembangan Peserta Didik.
3. Gelar Lulusan
- Lulusan Matematika Murni bergelar S.Si. (Sarjana Sains) atau S.Mat. (tergantung kebijakan universitas/tahun).
- Lulusan Pendidikan Matematika bergelar S.Pd. (Sarjana Pendidikan).
4. Prospek Karier: Tidak Hanya Jadi Guru
Inilah poin penentunya.
- Prospek Matematika Murni: Sangat luas di sektor korporat. Kamu bisa menjadi Data Scientist, Data Analyst, Aktuaris (di perusahaan asuransi), Programmer, hingga Peneliti di lembaga riset. Kemampuan logika dan analisis data lulusan murni sangat dicari oleh industri perbankan dan teknologi.
- Prospek Pendidikan Matematika: Jalur utamanya adalah menjadi Guru (PNS/PPPK/Swasta), Tentor Bimbel, Konsultan Pendidikan, atau pengembang startup EdTech (Education Technology). Jalur ini sangat stabil dan selalu dibutuhkan.
Mana yang Lebih Cocok Untukmu?
- Pilih Pendidikan Matematika jika: Kamu suka berinteraksi dengan orang, punya jiwa sosial untuk mencerdaskan orang lain, dan menyukai matematika sekolah.
- Pilih Matematika Murni jika: Kamu lebih suka bekerja di belakang layar dengan data, menyukai tantangan logika abstrak, dan membidik karier di perusahaan multinasional atau aktuaria.
Raih Masa Depan di FMIPA UNNES
Sobat UNNES, baik prodi Matematika maupun Pendidikan Matematika di Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah memiliki reputasi yang sangat baik dan terakreditasi Unggul.
Sebagai eks-IKIP, UNNES adalah salah satu pencetak guru matematika terbaik di Indonesia. Namun, prodi Matematika Murni UNNES juga tak kalah bersinar dengan konsentrasi Aktuaria dan Komputasi yang relevan dengan Industri 4.0.
Waktunya Menentukan Pilihan!
Sobat UNNES, analisis perbedaan di atas harus segera kamu jadikan dasar keputusan. Kita sudah memasuki momen paling krusial bagi siswa eligible.
Periode Pendaftaran SNBP: 3 s.d. 18 Februari 2026
Jangan sampai kamu salah jurusan atau terlambat mendaftar. Ini adalah kesempatan emas untuk masuk ke program studi impianmu tanpa tes.
Tentukan jalan hidupmu sekarang, dan bergabunglah bersama kami di Universitas Negeri Semarang!




