Warung Sharing Keroncong Sendratasik

Jumat, 18 September 2015 | 11:18 WIB


Warung Sharing Keroncong Sendratasik
HUMAS/BURHAN

Sharing tentang alat musik keroncong dari Indonesia dan alat musik Kaparinyo (sejenis Ukulele) dari Portugis digelar oleh Jurusan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (Unnes) menghadirkan musisi Portugis Julio Pireira, Kamis (18/9).

Menurut sejarahnya alat musik cak dan cuk yang biasa disebut ukulele dalam musik keroncong berasal dari alat musik Kaparinyo. Hal tersebut diungkapkan Julio Pieira pada warung sharing di halaman gedung B6 FBS. “Kaparinyo adalah kakek dari cak dan cuk,” ujarnya.

Abdul Rahman MPd selaku penggagas kegiatan mengungkapkan, kita saling menunjukkan teknik-teknik bermain alat musik cak, cuk dan Kaparinyo. “ Julio mengajarkan cara bermain Kaparinyo kepada mahasiswa, baik teknik yang digunakan, wilayah nada, pola irama, dan memperkenalkan lagu-lagu yang biasa dibawakan,” ungkapnya.

Di akhir kegiatan julio mengungkapkan harapannya agar dapat mempelajari keroncong lebih mendalam di Unnes sekaligus membuat film dokumenter tentang keroncong yang berkembang di Indonesia.


DIUNGGAH : Muhamad Burhanudin Dibaca : 925 kali
EDITOR : Lintang Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *