Walikota Semarang Kembangkan Semarang Smart & Green Sustainable City

Kamis, 2 Juni 2016 | 16:48 WIB


Walikota Semarang Kembangkan Semarang Smart & Green Sustainable City
SIHONO/HUMAS

Untuk menjadikan kota Semarang menjadi lebih baik yakni perlu konsep Semarang Hebat. Konsep itu diantaranya meningkatkan ruang terbuka hijau, membuka kampung bahari, menciptakan energi terbarukan.

Selain itu, juga membenahi bandara internasional, membangun pengembangan pusat pertumbuhan baru, dan merencanakan monorel kereta cepat Jakarta-Semarang-Surabaya.

Hendrar Prihadi Walikota Semarang menyampaikan itu saat menjadi pembicara pada seminar nasional Penerapan Teknologi untuk Menyiapkan Pemuda dalam Pembangunan Nasional Berkelanjutan, Kamis (2/6) di auditorium kampus Sekaran.

Sedangkan instrumen penggerak kemajuan teknologi kota semarang itu di topang oleh empat komponen yakni pemerintah, penduduk, pengembang, dan pewarta. Kegiatan yang diselenggarakan Fakultas Teknik diikuti 1500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Saat ini, penggunaan teknologi dalam kerja pemerintahan kota meliputi sistem informasi manajemen (SIM) pelaporan online. Sistem ini paling banyak dikunjungi oleh masyarakat. Kemudian SIM Monev, dan SIM Perencanaan, kata Walikota Semarang.

Nara sumber lain, Ricky Elson Pelopor Mobil Listrik Nasional menyampaikan, nasib bangsa Indonesia adalah di tangan generasi muda, untuk itu berinovasilah. Dengan berinovasi generasi muda bisa mengangkat bangsa Indonesia sejajar dengan negara di dunia.

“Saat ini seolah-olah merasa ada ketakutan tentang berlakunya masyarakat ekonomi ASEAN,” kata Ricky.

Banyak kegiatan-kegiatan seminar tentang menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN, sepertinya takut tenaga asing menyerbu Indonesia, pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Rektor UNNES Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo saat membuka menyampaikan, menjadi mahasiswa itu jangan puas menjadi konsumen dari negara lain. Untuk itu, setelah seminar ini jangan banyak berdiskusi, jangan banyak bicara, berbuatlah bagaimana jiwa kalian memunculkan inovasi-inovasi sekecil apa pun.

Seperti yang sudah dilakukan oleh sebagian mahasiswa UNNES berinovasi walau pun sederhana, saya sudah melihat sendiri yakni mengolah daun pepaya menjadi ektrak.

“Walau pun daun pepaya tapi luar biasa manfaatnya untuk kesehatan. Ini merupakan sebuah inovasi bisa dikembangkan sebagai minuman herbal menyehatkan, Namun promosi itu lebih penting supaya dikenal masyarakat luas, ” kata Bambang BR.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 842 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *