Imbang, Pertandingan Tim PR III Lawan BEMU

Jumat, 4 Mei 2012 | 12:03 WIB


Imbang, Pertandingan Tim PR III Lawan BEMU
SIHONO/HUMAS

Tim Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) melawan Tim Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU) dalam pertandingan eksekutif futsal Pekan Olahraga dan Seni Antar Fakultas (PORSIAF) sama imbang dengan skor 4:4 di lapangan Laboratorium Fakultas Ilmu Keolahragaan, Jumat (4/5).

“Pada babak pertama tim BEMU unggul dengan skor 4:1. Namun mulai babak ke dua tim PR III dengan penjaga gawang saya sendiri dan penyerang para Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III) antara lain Nasuka (PD III FIK), Khamal (FH), Sutaryono (FIP), Syahrul Syahsinaga (FBS), dan Edi Soedjoko (FMIPA) itu mulai mengatur setrategi sehingga bisa membobol gawang tim BEMU tiga gol,” kata Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Masrukhi.

“Setelah dapat membobol 3 gol, pertandingan berjalan cukup alot sampai ditiup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dengan skor 4:4,” katanya sambil terengah-engah menahan nafas dan sesekali mengusap keringat yang membasahi wajah saat usai pertandingan.

Sebelumnya, Prof Masrukhi saat memberi sambutan pada pembukaan PORSIAF yang diselenggarakan oleh BEMU mengatakan, kegiatan ini akan berlangsung selama dua minggu mulai tanggal 4 sampai 19 Mei 2012. “Ada 12 cabang pertandingan terdiri dari 6 cabang olahraga , seni 5 tangkai, dan 1 lomba karya ilmiah melibatkan dosen juri yang berkompeten di bidang itu,” katanya.

Dia juga mengemukakan kegiatan ini dalam rangka kebersamaan antara PR III, PD III, dan BEM. “Supaya terjalin keakraban yang begitu dekat antara bapak dengan anaknya,” ujarnya.

Prof Masrukhi menambahkan, pertandingan semacam ini bisa dikembangkan dengan mengundang bapak rektor dan para dekan untuk juga bertanding dengan para fungsionaris.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 1.838 kali
EDITOR : Sihono

6 komentar pada “Imbang, Pertandingan Tim PR III Lawan BEMU

  1. Wah, tenane… Jangan2 karena takut “kwalat” kalo anak mengalahkan bapaknya…. Apapun! Akan semakin akrab hubungan anak-bapak.. HIDUP BEM.. HIDUP Bapaknya….Hidup Konservasi

  2. like this…..
    Mengalah untuk menjadi akrab. Perlu itu…. Bukan masalah menang atau kalah kok.cukup bahagia, bermain bersama. Semakin sering saja dosen dan mahasiswa bermain bersama, makin akrab, makin mambangun situasi akademik yang kondusif….

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X