Seminar Antarbangsa sebagai Pemersatu Dua Bangsa

Rabu, 11 Mei 2016 | 21:49 WIB


Seminar Antarbangsa sebagai  Pemersatu Dua Bangsa
SETYO/HUMAS

Akademisi bidang seni dari dua negara bertemu dalam seminar antarbangsa yang diselenggarakan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPS),  Rabu (11/5). Seminar  bertajuk “Membangun Kapasitas Kreatif dan Kesadaran Budaya Menuju Keunggulan Peradaban Bangsa” menjadi sarana bagi akademisi dari kedua negara menyampaikan pemikirannya.

Hadir sebagai pembicara utama Prof Dr Tjetjep Rohendi Rohidi MA (Profesor Bidang Antropologi FBS Unnes), Prof Abdul Halim bin Husein PHd (Profesor Bidang Pendidikan Seni UPSI), Dr Pudentia Maria Purenti S (Ketua Asosiasi Tradisi Lisan dan dosen Ilmu Susastra Universitas Indonesia), dan Dr GR Lono Lastoro Simatupang (dosen Pascasarjana Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa UGM Yogyakarta).

Acara ini dibuka oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum. Dalam sambutannya Rektor mengungkapkan keberadan UNNES sebagai rumah ilmu mampu memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,“Letak keutamaan ilmu adalah bermanfaat kepada masyarakat dan dipublikasikan”.

“Ilmu berkembang seiring majunya peradaban dan peradaban berkembang seiring cerdasnya manusia, kampus mengemban tanggung jawab besar dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan pemersatu dua bangsa,” ungkapnya.

Selain seminar, dalam kesempatan itu juga dilantik pengurus Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Jawa Tengah oleh Ketua ATL Pusat Dr Pudentia Maria Purenti S.

 


DIUNGGAH : Setyo Yuwono Dibaca : 677 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *