Inilah Hasil Penyaringan Calon Rektor Unnes

Rabu, 18 Juni 2014 | 15:58 WIB


Ingin tahu hasil pemungutan suara dalam tahap penjaringan calon rektor atau yang dikenal luas sebagai pemilihan tahap pertama? Tiga orang bakal calon berhasil ditetapkan menjadi calon untuk menuju “partai final” pemilihan.

Prof Dr Supriadi Rustad MSi unggul pada penyaringan calon rektor (pemilihan tahap I) Universitas Negeri Semarang (Unnes), Rabu (18/6), di kampus Sekaran. Dalam pemungutan suara yang diikuti 69 anggota Senat itu, dia meraup 37 suara, sedangkan Prof Dr Fathur Rokhman MHum memperoleh 30 suara.

Dua bakal calon lain, Dr Martitah MHum dan Dr Suwito Eko Pramono MPd masing-masing dengan satu suara. Satu bakal calon lagi, Dr Achmad Rifai RC MPd, tak mendapatkan satu pun suara.

Pemungutan suara kemudian beerlanjut untuk menentukan urutan ketiga. Sebab, berdasarkan ketentuan, penyaringan harus menghasilkan tiga calon untuk pada saatnya nanti dipilih lagi oleh para anggota Senat bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam sebuah pemungutan suara secara langsung. Pada tahap ini, Dr Suwito unggul dari Dr Martitah.

Ketua Senat Prof Dr Samsudi MPd yang memimpin sidang itu kemudian menetapkan Prof Supriadi, Prof Fathur, dan Dr Suwito sebagai calon rektor. Ketiga nama tersebut beserta visi-misi masing-masing bakal segera dibawa ke Jakarta untuk diserahkan ke Mendikbud.

Sesuai dengan jadwal, pemilihan bersama oleh anggota Senat dan Mendikbud bakal digelar 26 Juni mendatang. Dalam pemilihan itu, proporsi Senat dan Mendikbud 65%:35%.


DIUNGGAH : Sucipto Hadi Purnomo Dibaca : 8.401 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

80 komentar pada “Inilah Hasil Penyaringan Calon Rektor Unnes

  1. Saya setuju dengan bu Rini! walaupun misi itu lebih sulit terwujud dibanding dengan misi yang ada di karya film Mission Impossible, tetapi saya tetap berdoa supaya Unnes kedepan dipimpin oleh pemimpin yang adil dan mampu memfungsikan manusia hebat dan berbakat di seluruh penjuru Unnes tanpa memandang kedekatan dengan kaum yang di atas! Salam Konservasi yang Adil!

  2. Mengomentari Mas Hendra Luqman:
    Apa arti militansi jika dibandingkan dengan kepentingan Unnes yg lebih baik? Jika berbasis militansi tanpa mengusung visi dan misi yg lebih mudah diterjemahkan dan realistis, pemimpin kita seharus mampu mengambil gagasan2 yg sekiranya dapat dijalankan dari kandidat lain kelak. Saya yakin para pemimpin kita ada kemampuan untuk bertindak dewasa dan ksatria. Hanya saja saya sangat berharap mereka ada keihlasan luar biasa utk menjalankan itu semua. Bravo Unnes!

  3. Siapapun yang jadi saya tetap demi kemajuan unnes, dan beliau adalah putra terbaik. Para pendukung yang berbeda pilihan dan jagonya tetap bersinergi untuk kemajuan unnes. Bravo unnes..!!

  4. Ke depan, FIK harus menjadi fakultas yang berdaulat dan bermartabat, tidak yang selalu hormat, apalagi hanya sebagai alat “melompat”, tetapi harus berani “berdebat”

  5. Selamat kepada bapak-bapak sebagai putra putri terbaik unnes. Siapapun yang terpilih kelah kami para mahasiswa berharap Rektor yang baru agar lebih humanis dan dekat dengan mahasiswa. Sebagaimana yang telah ditujukkan oleh Prof. Fathur yang mengubah paradigma mahasiswa tentang sosok seorang pemimpin. Semoga keteladanan itu akan terus berlanjut dan masa yang akan datang. Aminnnnn

  6. Semangat dan maju Prof. Fathur kami senang dengan kepedulian dan kedekatan anda dengan mahasiswa…kami mahasiswa pun dapat dengan leluasa menyampaikan kritik dan saran dalam kegiatan dialog maupun sharing bersama bpk,,,semoga Unnes dapat terus menjad leih baik. amin

  7. iya, setuju rekan2…saya kira itu bukan sekedar pencitraan prof. fathur. tp kadangkala org salah mengartikan. kami butuh rektor pendengar dan pekerja, yg tentunya juga melibatkan kita mahasiswa sebagai bagian dr pembangunan Unnes ke depan.

  8. Demokrasi di Unnes begitu dinamis, mari jaga keharmonisan bersama-sama utk tujuan mulia. Siapapun yg memimpin, mari kita dukung dg kinerja terbaik utk lembaga. Unnes harmoni!

  9. Selamat utk prof. Supriadi utk keunggulan sementara, kami bangga dengan Anda yg membawa nama Unnes di “Jakarta”. Tapi saya merasa aneh aja kenapa harus “turun gunung” lagi. Seharusnya “naik kelas” dong…tp itu hak. Siapapun rektornya, yg penting siraman 3346_nya makin deras, itu aja..

  10. Di laman ini bukan untuk dukung mendukung. Semuanya calon Rektor Unnes adalah orang2 pilihan yang baik dan berkualitas. Kita semua berharap Rektor kedepan memiliki jati diri sebagai lembaga yang mandiri dan menjunjung tinggi nilai2 akademi. Artinya tidak mencampur adukkan dengan Lembaga Politik. Unnes tidak boleh “dijual” kepada lembaga politik yang nantinya bisa dijadikan alat kepentingan politik. Unnes harus memiliki kebebasan mimbar untuk menjunjung tinggi tatanilai, terutama nilai kesantunan dan kepatutan. Rektor Unnes kedepan harus memiliki visi misi yang jelas, logis dan terukur. Tidak beretorika semata. Rektor Unnes kedepan harus memiliki pengalaman yang luas dan tahu betul tentang dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi. Mari kita ikuti bersama proses Pilrek di Unnes. Orang bijak berpesan, bersiaplah untuk kalah. Karena kekalahan itu adalah kemenangan yang tertunta. Salam Konservasi !!!

  11. yth. Kampret.
    Justru itu, Kampret. Kita harus mendukung siapapun yg akan memimpin Unnes kedepan. Kita memang tdk punya hak pilih, tp apa salahnya turut antusias menyambut proses demokrasi di kampus kita. Saya sepakat yg jd utama adalah membangun kredibilitas keilmuan, itulah jualan kita dimanapun kalo ingin ttp eksis. Kalah/menang itu keniscayaan, tp yakinlah Allah sudah menyiapkan yg terbaik utk kemajuan Unnes tercinta. salam konservasi!

  12. Judul beritanya kok diganti? Dan foto ketiga calon Rektor dengan suara terbanyak juga ditiadakan. Ada apa ya? Hehe

  13. ayo kawan semua….kita beri tulisan di forum ini secara bertanggungjawab dengan menyertakan identitas yang sesuai ‘karaker konservasi’

  14. Silakan jadi rektor asal berani menjauhkan diri dari ‘politik’ kedekatan semata dalam menempatkan pimpinan yang lain, tetapi harus mengutamakan kapabilitas, integritas dan kapasitas…kalau tidak mau dibawa kemana unnes?..PKLO…BRESS

  15. Siapapun yang menjadi Rektor semoga menjadi pembawa kemajuan untuk Universitas Negeri Semarang dan sejajar dengan perguruan tinggi negeri lainya.

  16. Aq kok nemuin comment2 aneh dsini. ada yg bilang semua calon baik n punya peluang sama bwt jd rektor. ape ia sich scr matematis, calon yg dpet 37 suara peluangnya sama ma calon yg dpt 30??? Sma jg ma yg dpet1? Mimpi kaleeee……… Prof.hardi yg gubes matematik kasih dong pencerahan bwat kami2.
    Ada jg yg muji2 prof.fatur katanya deket ma mhsiswa n humanis. mang iya kyknya. denger2 jg deket jg ma org2 parpol. But. Itu aj lum cukup bwat mimpin univ segede UNNES. Buktinya lbih banyk senat yg percaya calon laen drpd Prof.Fatur. Pdhl sbg yg lg ngejabat bs copot or pasang pjabat yg nguntungin di senat. nah lu, dsini bs dbuktiin,humanist kagak. Snat dah pinter bwt bedain loyang n besi. proud for senat @election part I. Aq ngebayangin margin error suara senat 2.5 persen. so, mentri ma dirjen gak bakal cuek ma hasil ini. Cihui……!!!!!

  17. Selamat kepada ketiga calon rektor. Mereka semua memang berbobot. Siapa pun nanti rektornya, semoga: peduli mahasiswa, peduli dosen, peduli mutu, bersikap adil, merakyat/membumi (bukan hanya kepada yang di atas saja), dan peduli 3346 semoga tambah berbobot. Pasti banyak yang bingung ‘sandi’ 3346 itu.

  18. Unnes mengalami kemunduran dan kecelakaan sejak memasuki fase Rektor Antar waktu. Perlu diketahui, selama masa transisi, Unnes dipimpin oleh Rektor Antar Waktu, amanat melanjutkan implementasi Renstra hasilnya nol. Keakraban, ketedyhan dan kenyamanan, suasana kekeluargaan hilang sudah.

  19. Mahasiswa Fisika Unnes tdk aktif, mungkin dia sedang cuti, di penjara, atau sdg bekerja. Nah kalo “Dosen PNS Unnes tdk aktif artinya apa ya… oh oh ternyata banyak “kura-kura dalam perahu”….. kapabilitas akademiknya sedang di gadaikan pada siapa tuhhhhh………

  20. rismawati kamu nggak ngaca, kendati pake inisial itu di kira aku tdk tahu. dari gestur bahasamu jelas. baca tu peraturan perundang undangan. baca tu tahap-tahap pilrek. kamu merasa tahu loyang dan besi. pelajaran metalurgimu saja nyontek. jadi validasimu mana bisa di percaya. na kamu saja mevalidasi dirimu itu rismawati. sudah bohong duluan…… nilai konservasimu mana?

  21. @Rismawati Habibah:…mangkanye tu para pendukung pda nglapor polisi…khawatir kalau yg didukung kalah ma prof. Supriadi…

  22. Unnes sdh bekerja sama dengan KPK. Penandatanganan pakta integritas, karena sejalan dengan konservasi moral. Jadi calon rektor yg tidak JUJUR minggir!!!! Profesor boleh salah tapi tidak boleh bohong! mau dibawa kemana UNNES?

  23. PANCA SESAT
    1. Ketuhanan yang dipermainkan
    2. Kemanusiaan yang ditumbalkan
    3. Persatuan dalam kejahatan
    4. Kerakyatan dalam fitnah dan ancaman
    5. Keadilan yg di perdagangkan

  24. ,Mengapa bisa muncul perdebatan di atas? Orang kampus sabar melihat sebab musabab. 1. Akibat pilgub 2. Ada rektor penerus 3. Pilrek (pilihan senat) 4. Aturan main calon rektor 5. Dosen PNS aktif 6. Kebodohan permanen menyebatkan tdk mampu menafsirkan 7. Pura pura tidak tahu (membodohi diri), 8. Pihak ,gusruk vs taat hukum 9. Masuk ranah pidana (surat palsu) 9. Fiat justisia 10. Simpulkan sendiri

  25. Oh ….. Negeriku ….
    Oh … Unnes Konservasiku ……
    Tunjukkanlah Roh Konservasimu, untuk meneduhkan para pemimpin konservasi ini agar kegalauan dan kegundahan hati jadi sejuk karenamu

  26. Oh …..
    Oh … Unnes Konservasiku ……
    Tunjukkanlah Roh Konservasimu, untuk meneduhkan para pemimpin konservasi ini agar kegalauan dan kegundahan hati jadi sejuk karenamu

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X