Pramuka Membentuk Karakter dan Nasionalisme

Senin, 23 Januari 2012 | 6:11 WIB


Pramuka Membentuk Karakter dan Nasionalisme
DOK. GUSLAT

Syahrul Syah Sinaga MHum saat melantik pengurus Guguslatih FBS Unnes

Banyak manfaat yang dapat diambil dari kegiatan kepramukaan, di antaranya membentuk karakter dan jiwa nasionalisme.

Demikian dikemukakan Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang, Syahrul Syah Sinaga MHum, saat melantik pengurus baru Guguslatih Racana Wijaya FBS Unnes, Minggu (22/1) di dekanat fakultas itu.

Syahrul juga mengungkapkan, dalam kepramukaan, nasionalisme itu kian nyata saat para anggotanya memakai setangan leher. “Mengalungkan merah putih itu merupakan wujud nyata kecintaan kalian kepada bangsa ini,” tandasnya.

Segala kegiatan kemahasiswaan, lanjut dia, hendaknya dilakukan secara imbang dan sejalan dengan hal akademik. “Selain organisasi berguna bagi kalian, kegiatan ini juga bermanfaat bagi universitas konservasi,” ujar Syahrul.

Dalam pelantikan tersebut, Husen Erwin Syah, mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa menggantikan Muhammad Hendrik, mahasiswa Jurusan Sendratasik sebagai koordinator Guguslatih FBS Unnes.

Seusai pelantikan juga diselenggarakan rapat kerja kepramukaan yang membahas agenda kegiatan selama 2012. “Rencana besar yang akan kami siapkan adalah Wijaya Rover Challenge, yakni lomba kepramukaan tingkat penegak atau SMA se-Jawa Tengah,” tutur Asep Berlian, salah satu fungsionaris.


DIUNGGAH : Dhoni Zustiyantoro Dibaca : 1.924 kali
EDITOR : Dhoni Zustiyantoro

4 komentar pada “Pramuka Membentuk Karakter dan Nasionalisme

  1. Salam Pramuka.. Semoga pramuka semakin bermanfaat.. Semoga semakin Jaya.. Satya ku kudarmakan.. Dharma ku kubaktikan…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *