Menristek Dikti Tertarik Dengan Mobil Pedesaan UNNES

Minggu, 7 Agustus 2016 | 11:32 WIB


Menristek Dikti Tertarik Dengan Mobil Pedesaan UNNES

Menristek Dikti M Nasir didampingi Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Rektor UNNES saat menyambangi stand UNNES di Car Free Day di Jl Slamet Riyadi Solo, Minggu (7/8).

Dalam menyambut Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-21, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengadakan serangkaian acara menuju peringatan puncak Hakteknas tahun 2016 dimulai dari 7 Agustus sampai 10 Agustus 2016.

Adapun tujuan dari peringatan Hakteknas ke-21 ini adalah menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat tentang perlunya budaya iptek dalam kehidupan sehari-hari. Mendorong kreativitas dan inovasi iptek dalam diri masyarakat dalam rangka meningkatkan daya saing masyarakat yang pada akhirnya akan memajukan bangsa.

Tak mau ketinggalan, Universitas Negeri Semarang (UNNES) turut ambil bagian dalam Car Free Day yang diselenggarakan pada Minggu (7/8) di Jl Slamet Riyadi Solo. UNNES memajang berbagai produk karya dosen maupun mahasiswa. Mulai dari Robot Sepak Bola, Mobil Listrik, dan Mobil Pedesaan menjadi bagian dari kegiatan ini.

Setelah selesai melakukan pembukaan, Menteri Riset Teknologi dan Dikti, Prof M Nasir Phd didampingi Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman, melakukan visitasi ke stand-stand pameran. Ada yang menarik perhatian Pak Menteri, Ketika menyambangi Stand UNNES, Pak Menteri tertarik dengan mobil listrik Pandawa dan Mobil Pedesaan UNNES.

“Wah, bagus mobil ini,” ujar Pak Menteri sembari melihat Mobil Pedesaan yang dipajang.
“Berapa kandungan lokal pada Mobil Pedesaan ini”, tanya Prof Nasir.
“Kandungan Lokal Mobil ini 80 persen Pak”, Jawab Rizqi Fitri Naryanto sebagai dosen pendamping.
“Terus tingkatkan hingga mobil ini sempurna dan kandungan lokalnya semakin meningkat”, kata Prof Nasir.

Dalam kesempatan ini Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menambahkan,”Ada beberapa komponen yang belum mampu kita produksi, itu suatu tantangan dan kita harus berusaha terus agar bangsa ini mempunyai mobil nasional sebagai kebangsaan bangsa,”katanya.

Rektor UNNES juga menambahkan,”Kita akan terus berusaha melakukan riset agar masalah komponen yang belum bisa kita produksi segera bisa kita produksi”,pungkasnya.

Puncak peringatan Hakteknas ke-21 akan dilaksanakan pada 10 Agustus 2016 di Stadion Manahan, dan rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo.


DIUNGGAH : Setyo Yuwono Dibaca : 1.508 kali
EDITOR : Setyo Yuwono

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *