Humas Tak Harus Cantik tapi Menarik

Jumat, 21 September 2012 | 20:57 WIB


Humas Tak Harus Cantik tapi Menarik
RIKI ARSWENDI/HUMAS

Praktisi hubungan masyarakat (humas) tak harus cantik atau ganteng, tetapi ia harus selalu tampil menarik.

Dosen Psikologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Sumaryono mengemukakan hal itu saat tampil sebagai pembicara pada Pelatihan Kehumasan Perguruan Tinggi Negeri-Swasta (PTN/PTS) Se-Indonesia, Jumat (21/9) di Makassar.

“Kepribadian yang menarik, seperti sikap ramah dan tanggap, lebih penting daripada tampilan fisik bagi seorang humas,” ungkapnya.

Pelatihan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud itu bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para humas perguruan tinggi dalam membangun reputasi lembaga.

“Kegiatan ini adalah melatih kemampuan dan kepekaan humas di perguruan tinggi dalam membangun reputasi lembaganya . Di antaranya, memberikan pelatihan penulisan berita, menajemen konflik, dan media relations,” kata Merry D Panji, Kepala Seksi Tenaga Kependidikan Subdit Karier Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikti.

Pembicara lain dalam pelatihan yang berlangsung hingga 23 September 2012 itu Widodo Muktiyo, pakar komunikasi yang juga Pembatu Rektor Bidang Kerja Sama Universitas Sebelas Maret Solo dan Sucipto Hadi Purnomo, Kepala UPT Humas Universitas Negeri Semarang.


DIUNGGAH : Riki Arswendi Dibaca : 5.042 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

3 komentar pada “Humas Tak Harus Cantik tapi Menarik

  1. Untuk yang satu ini memang musti saya katakan WOW! Usul kepada UPT Humas UNNES agar menyelenggarakan kegiatan semacam ini tetapi untuk level/ tingkat UNNES. Pesertanya perwakilan fungsionaris kemhasiswaan dan perwakilan setiap unit kerja (Jurusan/ Fakultas). Supaya kami (mahasiswa dan dosen) juga bisa menimba ilmu. Menurut saya sangat penting pembekalan tentang kehumasan/ lobbying/ sponshorship/ networking atau semacamnya … terlebih lagi adik-adik mahasiswa kita selain berkecimpung dalam organisasi juga sering menyelenggarakan aneka kegiatan. Maka peran bidang HUMAS dalam organisasi atau kepanitiaan sangat urgen. Semoga usul ini teragendakan. Matur nuwun.

  2. setuju banget usul dek ucik…., kepiawaian seorang HUMAS memang sangat dibutuhkan di berbagai kegiatan, organisasi dan Unit baik ditingkat Jurusan, Fakultas maupun Rektorat. Lebih baik lagi HUMAS Unnes bisa merekrut pranata HUMAS dimasing-masing unit untuk diberi pelatihan KEHUMASAN, dan yang sudah PNS yang memang layak, diupayakan untuk diusulkan fungsionalnya sebagai pranata HUMAS, sekaligus bagaimana HUMAS Unnes mampu membantu dan sebagai pelopor bagaimana jenjang karier pranata HUMAS Unnes nantinya bisa dinilai PAKnya, sehingga kami (PNS-red) yang ingin menjadi Pranata HUMAS bisa berjalan sesuai karier yang diinginkan. Khusus mahasiswa, pelatihan KEHUMASAN sangatlah penting sebagai bekal dalam kegiatan kemahasiswaan dan berorganisasi baik di intra kampus maupun ekstra kampus. suwun

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X