MEA 2015, Otonomi Daerah Pegang Peranan

Rabu, 12 November 2014 | 16:25 WIB


MEA 2015, Otonomi Daerah Pegang Peranan
SIHONO/HUMAS

Indonesia adalah “negeri mukjizat” yang dipersatukan oleh perbedaan dalam bingkai Negara Kesatuan Indonesia (NKRI) yang berbhineka tunggal ika berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman SE MBA mengatakan itu saat memberi kuliah umum, Sabtu (8/11) di dekanan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (Unnes). kampus Sekaran.

Kuliah umum dengan tema “Program Daerah Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015″ diikuti ratusan mahasiswa.

Hadir, Ketua Pimpinan Badan Pengembangan Kapasitas Kelembangaan DPD RI Dr Bambang Sadono SH MH, Sekjend DPD RI Prof Soedarsono, Pembantu Rektor Bidang Akademik Dr Agus Wahyudi, Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Dr Wahyono, dan pejabat di lingkungan Unnes.

Irman Gusman juga mengemukakan, dengan pemanfaatan otonomi daerah dengan baik akan memberikan banyak keuntungan yakni pemerataan peran dalam pembangunan dan hasil pembangunan akan makin baik.

“Oleh karena itu otonomi daerah berperan penting dalam menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015” tegas Irman.

Menurut Irman, otonomi daerah yang benar juga akan memberdayakan daerah dalam mengolah potensinya dengan sumberdaya sendiri baik sumberdaya entrepreneur maupun sumberdaya teknis ekonomi lainnya.

Untuk itu, kata Irma, kita harus bisa menuju menjadi maju. Ciri ekonomi negara maju yakni berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 1.365 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X