Mata Kuliah Ekonometrika Sulit bagi Mahasiswa

Rabu, 11 Mei 2011 | 15:40 WIB


Mata Kuliah Ekonometrika Sulit bagi Mahasiswa
SIHONO/HUMAS

Selama ini Ekonometrika dianggap sebagai mata kuliah yang sulit dan ditakuti mahasiswa. Mahasiswa bahkan ketakutan ketika hasil analisis tidak sesuai dengan teori.

Demikian dikatakan Firmansyah, dosen ekonomi pembangunan Universita Diponegoro Semarang ketika memberi pelatihan metode kuantitatif untuk penelitian ekonomi bagi puluhan dosen Jurusan Ekonomi Pembangunan FE Unnes , Rabu (11/5), di gedung C3 Fakultas Ekonomi kampus Sekaran.
“Memang kadang teori itu tidak relevan dengan empiris dan mahasiswa akan memaksakan hasil analisisnya harus sesuai dengan teori tanpa interpretasi yang mendalam” kata Firmansyah.
Dia, menyarankan dengan menggunakan Metode kuantitatif bisa untuk mejembatani permasalahan ini”.
Ketua jurusan ekonomi pembanguanan Dr Sucihatiningsih Dian WP MSi mengatakan, pelatihan ini membahas tentang langkah-langkah proses penelitian ekonomi, desain metode penelitian, penggunaan model ekonometrika, dan pengujian hasil estimasi. Salah satu penekanan pada pelatihan ini adalah bagaimana penggunaan model ekonometrika baik secara teoritis maupun empiris terhadap permasalahan ekonomi.
Pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman metode kuantitatif dan persamaan persepsi penggunaan metode kuantitatif ketika membimbing skripsi mahasiswa, kata Suci.
Dia, mengharapkan pelatihan ini mampu meningkatkan kualitas dan pengembangan jurusan ekonomi pembangunan.


DIUNGGAH : Sihono Dibaca : 4.275 kali
EDITOR : Sihono

5 komentar pada “Mata Kuliah Ekonometrika Sulit bagi Mahasiswa

  1. benar tu…………..
    kebanyakan mahasiswa seperti itu
    mencari jalan pintas tuk cepat selesai, tetapi tidak menyelesaikan masalah

  2. Tidak semuanya benar, mereka yang kesulitan umumnya karena mereka malas saja,….. asalkan suka dan memahami aturan dalam ekonometrika semuanya menjadi lebih mudah

  3. sulit bagi yang tidak mengerti, mudah bagi yang mengerti. pemahaman setiap individu tentulah berbeda. menurut saya ekonometrika perlu perhatian khusus untuk mempelajarinya. itulah sebabnya tidak banyak ahli ekonometrika di indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *