Mahasiswa FT Unnes Rancang Rusun Ramah Lingkungan

Senin, 13 Mei 2013 | 16:09 WIB


Mahasiswa FT Unnes Rancang Rusun Ramah Lingkungan
Arief / FT

Konsep green architecture atau arsitektur hijau menjadi sebuah desakan di tengah kebutuhan untuk menghemat sumber daya alam akibat menipisnya sumber energi tak terbarukan. Salah satu kebutuhan bangunan yang saat ini mendesak yaitu tersedianya rumah susun (Rusun) yang menerapkan arsitektur hijau.

Kepedulian untuk merancang rumah susun ramah lingkungan tersebut dilakukan oleh tiga mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (Unnes). Mereka yaitu Arief Satya Wijaya, Febrian Lufianto dan M. Azhar Asykurullah. Mahasiswa yang berasal dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Bangunan berhasil merancang Rusun ramah lingkungan  yang diberi nama Bangunan Hijau (Bhang Joe).

Hasil rancangannya tersebut dipresentasikan dalam acara Eco House Design Competition tingkat nasional yang diselenggarakan Universitas Gadjah  Mada (UGM) Yogyakarta, Jumat (10/5). Rusun tersebut juga berhasil menjadi Juara Harapan I dan berhak atas piala dan uang pembinaan.

Ketua tim rancang bangun Rusun Bhang Joe, Arief mengungkapkan Rusun ini menerapkan prinsip arsitektur hijau melalui pendekatan desain yang mewujudkan ide konservasi air, energi penggunaan material ramah lingkungan seperti bahan bekas seperti kaleng bekas sebagai media tanam, botol bekas untuk glasblock dan penggunaan bamboo sebagai bahan interior dan furniture.

Arief menambahkan energi yang digunakan menggunakan energi terbarukan. Sumber energi listrik untuk ruang komunal berasal dari kincir angin dan panel surya. Pengolahan limbah cair menggunakan tanaman air. Bio septictank dirancang untuk mengolah black water (air limbah). Rusun ini juga nanti akan menyiapkan biopori sebagai resapan air hujan dan kompos.

“Kami berharap, Rusun yang telah kami rancang dapat dijadikan alternatif dalam membangun bangunan yang menggunakan  prinsip arsitektur hijau dan dapat dijadikan solusi dalam menyediakan rumah di kawasan padat penduduk,” ungkap Arief.

Liliek-Angga

 


DIUNGGAH : Setyo Yuwono Dibaca : 2.378 kali
EDITOR : Setyo Yuwono

4 komentar pada “Mahasiswa FT Unnes Rancang Rusun Ramah Lingkungan

  1. We looked into satellites systems and different cellular phone companies trying to find a service that would allow us to talk to our office and work on thhe Internet while on
    the road in our RV. Cell phone signal boosters are
    basically small electronic devices that capture nearby cell
    phone signals and retransmit them so that
    they are stronger and reach into areas where signal loss may be present.
    This isn’t really a problem, because there are so many base stations surrounding you, that you never lose your total signal strength.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X