Setelah Menanam, Menristekdikti Beri Kuliah Mahasiswa Unnes

Kamis, 26 November 2015 | 14:27 WIB


Setelah Menanam, Menristekdikti Beri Kuliah Mahasiswa Unnes
Humas / Lintang Hakim

Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Prof Muhammad Nasir PhD Ak mengingatkan perguruan tinggi, agar bersiap menghadapi era pasar bebas atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Begitu MEA diberlakukan, dampaknya akan sangat terasa di berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan tinggi,” katanya, saat memberi kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) di Auditorium Kampus Sekaran Gunungpati, Kamis (26/11).

Menurut Prof Nasir, begitu MEA diberlakukan, modal investasi dan tenaga kerja dari negara ASEAN akan membanjiri Indonesia, termasuk di dunia pendidikan tinggi.

“Menghadapi era pasar bebas ini, mau tidak mau perguruan tinggi harus bersiap. Kalau tidak siap, kita akan menjadi penonton dan perguruan tinggi tidak boleh tinggal diam,” ujarnya.

Sebelum memberikan kuliah umum, Didampingi Dirjen Penguatan Inovasi Dr Ir Jumain Appe MSi, Menristekdikti dan Rektor Unnes Prof Dr Fatkhur Rohman MHum melakukan penanaman pohon di halaman Auditorium, dan mengadakan pertemuan dengan para pimpinan Unnes.

Dihadapan Menristekdikti, Prof Fathur mengungkapkan, ada sejumlah tantangan yang dihadapi Unnes. Selain memperkuat jati diri sebagai Universitas Konservasi, peningkatan budaya akademik pada civitas akademika tetap jadi prioritas.

“Seperti selalu saya sampaikan, Unnes harus tumbuh sebagai rumah ilmu. Apa filosofi rumah? Dia harus jadi tempat yang nyaman dan menenteramkan untuk berkarya. Adapun ilmu, artinya semua hal yang dilakukan Unnes harus berbasis pada ilmu pengetahuan,” katanya.


DIUNGGAH : Dwi Sulistiawan Dibaca : 1.397 kali
EDITOR : Rahmat Petuguran

satu komentar pada “Setelah Menanam, Menristekdikti Beri Kuliah Mahasiswa Unnes

  1. Tantangan ke depan untuk masyarakat Indonesia memang cukup berat di MEA. Terutama mahasiswa harus memiliki output yang handal sehingga tidak menjadi penonton tapi menjadi “grand model MEA”. Sukses untuk mahasiswa UNNES, semoga bisa berprestasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *