Dua Pesan Gus Nuril dalam Halal Bihalal FIK UNNES

Senin, 18 Juli 2016 | 13:10 WIB


Dua Pesan Gus Nuril dalam Halal Bihalal FIK UNNES
HUMAS/ ANDRI

Dua pesan utama yang harus dikerjakan oleh seorang muslim pasca lebaran yang disampaikan KH Nuril Arifin Husein yakni terus membagi rezeki untuk sesamanya dan melanjutkan kegiatan silalturahmi dengan sesamanya. Acara halal bihalal Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Univeristas Negeri Semarang (Unnes) diselenggarakan, Minggu pagi (16/7), di Gedung Tenis Indoor FIK.

Acara halal Bihalal dibuka langsung oleh Dekan FIK, Prof Tandiyo Rahayu MPd sareh menceritakan sejarah halal bihalal yang awal mulanya pada tahun 1948, yakni dua tahun Pasca kemerdekaan 1945 telah terjadi degradasi bangsa. Oleh karena itu Ir Soekarno meminta solusi kepada KH Wahab Chasbullah yang pada akhirnya menghasilkan istilah halal bihalal dengan tujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar masyarakat untuk mewujudkan kesatuan komponen bangsa.

“Bertolak dari sejarah itu, saya harap kegiatan halal bihalal ini menjadi budaya yang bisa diteruskan yang akan menjadi energi positif yang harmoni,” tambahnya.

Acara dihadiri oleh Rektor Unnes, yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr Bambang Budi Raharjo Msi, Wakil-wakil Dekan FIK, Keluarga besar Jurusan se-FIK, Pimpinan Pesantren Soko Tunggal Jakarta, dan Fungsionaris Bem FIK. Selain itu, UKM Rebana Modern juga ikut memeriahkan acara tersebut. (Humas/Eva)


DIUNGGAH : Lintang Hakim Dibaca : 826 kali
EDITOR : Lintang Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X