Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) diharapkan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Lebih-lebih untuk wilayah Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.
Harapan itu disampaikan oleh Bupati Aceh Besar Dr Tengku Bukhari Daud saat memberikan sambutan menjelang penanaman pohon oleh Rektor Unnes Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo, di kompleks SMA Unggulan Ali Hasjmy Indrapuri, Aceh Besar, Selasa (14/2).
“Jangan sampai hanya sekali ini. Bukan hanya agar nanti kalau reuni banyak anggotanya, tapi kehadiran SM-3T sangat berarti bagi kemajuan pendidikan di wilayah ini,” katanya.
Bupati juga menepis adanya penolakan SM-3T oleh para guru honorer. “Mereka pada mulanya tidak tahu, tapi setelah saya beri penjelasan, sekarang mereka malah menjadi teman baik bagi Sm-3T,” kata bupati yang mengaku pernah mengenyam pendidikan di SPG ini.
Tak lupa, Bupati juga berseloroh bahwa sejumlah peserta SM-3T akan melakukan “pemekaran” di Aceh Besar. “Bahkan ada yang sudah mengikatkan diri dengan membangun fondasi. Jadi, mohon izin kepada Pak Rektor, agar beberapa teman SM-3T boleh menjadi warga Aceh Besar.”
Bupati juga berharap akan makin banyak lulusan SMA/SMK dari Aceh Besar yang berkesempatan kuliah di Unnes. “Saya harapkan ada puluhan anak-anak Aceh Besar, terutama dari keluarga kurang mampu secara ekonomi untuk bisa kuliah secara gratis di Unnes. Sebab, di Unnes untuk tahun ini 1.500 mahasiswa baru akan bebas dari segala biaya kuliah hingga lulus,” katanya seraya menginstruksi sekretaris daerahnya untuk segera menindaklanjuti.
Copyright © 2010 Universitas Negeri Semarang | Sitemap | Kredit | Arsip| Situs Lama | Masuk log | Arsip PS | Arsip PS
^Back to Top
Yunan SA
Selasa, 14 Februari 2012 | 11:58
Gaung konservasi sudah mencapai ujung Barat Nuswantoro….. Kapan ke Ujung Timur ya??… Selamat ya Nes….
Ist Hidayah
Rabu, 15 Februari 2012 | 04:17
Kapan ke ujung Timur? …..sepertinya tinggal nunggu giliran lho….Bapak Rektor sdh menjadwalkan kegiatan serupa untuk NTT. Dalam acara di Aceh Besar (pelaksanaan Program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia) ini, Rektor mengatakan bahwa “Kunci keberhasilan kita adalah KEBERSAMAAN”
Retma Inayati fachriz
Rabu, 15 Februari 2012 | 10:11
Sukses buat SM-3T nya ya ,,,, sukses juga buat Unnes konsevasi ,,,,
damar alamsyah
Rabu, 15 Februari 2012 | 10:35
semoga terus berjalan program ini sampai 3 tahun mendatang…..
totok
Rabu, 15 Februari 2012 | 11:50
maju terus sm3t
dian
Kamis, 16 Februari 2012 | 08:23
sukses buat SM 3T, maju terus UNNEs
Harry Pramono
Kamis, 16 Februari 2012 | 11:28
Semoga ilmu yang diperoleh oleh para Sarjana dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan di seluruh antero negeri tercita kita ini. Selamat mengabdi negeri Pertiwi Indonesia tercinta.
Mansur Amriatul
Jumat, 17 Februari 2012 | 23:09
Lansung dr manggarai NTT…, berharap banyak yg akan monev ke manggarai-NTT nantinya adalah bapak rektor sendiri, tapi apalah daya dgn pertimbangan apa..! dgn kesibukan apa..! sehingga pak rektor tdk berksempatan berkunjung ke manggarai… tpi kami yakin dgn perwakilan ada dan yg datang nantinya dapat mewakili semua potensi yg ada di UNNES utk mewujudkn maju bersama mencerdaskan indonesia…
Sucipto Hadi Purnomo
Sabtu, 18 Februari 2012 | 19:50
Saudara Mansur, sewaktu di Aceh, Pak Rektor juga menyatakan rencana beliau untuk melakukan kunjungan serupa ke NTT. Mari kita tunggu kehadiran beliau di tempat pengabdian peserta SM-3T. Selamat mengabdi, teman-teman.