Buka Kejuaraan Wushu, Rektor Unnes Ajak Mahasiswa Berprestasi dan Berkarakter

Kamis, 20 April 2017 | 12:59 WIB


Buka Kejuaraan Wushu, Rektor Unnes Ajak Mahasiswa Berprestasi dan Berkarakter
Humas / Dwi Sulistiawan

Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman mengalungkan medali dan memberikan piagam kepada pemenang kejuaraan wushu kategori Junior D Nanjien yang telah berlangsung kemarin, Rabu (19/4).

Kejuaraan Wushu Nasional Terbuka Piala Rektor Unnes II 2017 resmi dibuka oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum di Gedung Auditorium Unnes, Kamis (20/4). Sebanyak 511 atlet dan 184 offisial dari 14 Provinsi di Indonesia ambil bagian dalam ajang yang bakal berlangsung hingga Sabtu (22/4) tersebut.

Setelah itu, Rektor juga berkesempatan mengalungkan medali dan memberikan piagam kepada pemenang kejuaraan wushu kategori Junior D Nanjien yang telah berlangsung kemarin, Rabu (19/4).

Prof Fathur sangat mendorong agar prestasi wushu dan cabang olahraga yang lain terus berkembang dari universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional ini, “di berbagai event nasional maupun internasional, Unnes sering menempatkan atletnya pada tangga juara, “ ujarnya.

Karena itu, Unnes akan terus berusaha agar kepentingan mahasiswa dalam pendidikan dan prestasi olahraga bisa berjalan seimbang. ”Ini sudah menjadi komitmen Unnes untuk terus mendorong mahasiswa agar selalu berprestasi dan berkarakter,” papar Profesor Sosiolinguistik itu dalam pidato pembukaan.

Menurut Ketua Panitia Dr Henny Setyawati, Selain untuk lebih memperkenalkan UNNES kepada masysrakat, khususnya masyarakat olah raga wushu di Indonesia, kejuaraan ini juga sebagai tindak pelaksanaan program Pengprov Whusu Jateng dengan Unnes tentang wushu goes to campus.

“Selain sebagai sarana mewadahi para atlet untuk menguji kemampuan dalam meningkatkan kualitas dan prestasi kedepan, ” terang dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (FIK Unnes) itu.

Pada kejuaraan yang sudah berlangsung kedua kalinya ini, menurut Henny, terdapat 2 nomor yang diperlombakan, yakni nomor eushu taolu (jurus) dan nomor sanda (pertarungan), dengan berbagai kelas seperti kelas pra junior, junior, serta kelas senior.


DIUNGGAH : Dwi Sulistiawan Dibaca : 421 kali
EDITOR : Dwi Sulistiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *