Betapa Beruntungnya Teater SS Sekarang

Sabtu, 23 April 2011 | 22:07 WIB


Dibandingkan dengan angkatan lama, aktivis Teater SS jauh lebih beruntung. Mereka kini relatif mendapatkan fasilitas, namun karena itu justru terjadi degradasi militansi dalam berproses.

Penilaian tersebut mengemuka pada pentas dan pertemuan anggota Teater SS antargenerasi, di Joglo SS (kini PKM FE) Unnes kampus Sekaran, Sabtu (23/4).

Alex Poerwo, mantan ketua SS tahun 1988-1989, mengemukakan penilaian itu di hadapan puluhan angagota dan alumni teater tersebut. “Dulu, jangan tanya soal fasilitas. Kelaparanlah yang kami akrabi. Namun justru karena itu, kami berhimpun untuk bisa makan apa pun yang ada dalam teater,” katanya.

Alex juga menceritakan, pada zamannya untuk bisa mengadakan kostum, dia bahkan menyuruh anak buahnya untuk mengambil mukena dari musala-musala yang ada di tiap-tiap fakultas. “Untuk lampu pentas, kami pun harus mencopoti lampu-lampu di berbagai sudut di kampus, kemudian kami cat, dan tulisi sebagai milik SS,” tutur Alex seraya menginsyafi tindakan pada masa lalu itu.

Dalam amatan Alex, SS kini tampak kehilangan kurikulum latihan dasar. “Akibatnya, dalam pentas-pentas realis, tampak kedodoran sekali.”
Alex juga mengaku mendengar, SS sekarang suka yang instan. “Padahal, yang instan itu tidak akan pernah jadi. Butuh proses yang tidak sekali jadi,” kata Alex.

Penilaian senada dikemukakan oleh Achiar M Permana dan Sendang Mulyana, keduanya mantan aktivis SS tahun 90-an.
Sebelumnya disajikan pentas “Mata Sunyi” oleh Bendot Robi Sani dan Desita Lia Asriningsih, keduanya alumni SS. Tampil pula Martial Performance Art oleh Lusiati dkk dari Purwodadi. Adapun Atin Megarani dan Suprex membaca puisi karya masing-masing.


DIUNGGAH : Sucipto Hadi Purnomo Dibaca : 2.447 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

2 komentar pada “Betapa Beruntungnya Teater SS Sekarang

  1. Dan sudah waktunya perubahan itu terjadi.
    Pada kejayaan.Tapi tiap masa juga punya kejayaannya sendiri.
    Semangat buat teater SS!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *