52 UKM Meriahkan Unnes Fair 2011

Sabtu, 1 Oktober 2011 | 19:35 WIB


52 UKM Meriahkan Unnes Fair 2011
HUMAS/AGUS

Bermain Seruling - Patrik mahasiswa baru Unnes program darmasiswa dari Madagaskar turut serta memeriahkan acara Unnes Fair 2011. Dia menyanyikan lagu apuse menggunakan seruling khas madagaskar.

Semua unit kegiatan mahasiswa (UKM) Universitas Negeri Semarang ikut berpartisipasi dalam Unnes Fair 2011, Sabtu-Minggu (1-2/10) di kawasan Unnes kampus Sekaran. Mereka terdiri atas  52 UKM yang tergabung dalam Forum UKM Universitas.

Ketua Panitia Reinold Hutapea menerangkan, Unnes Fair 2011 mengambil tema “Unnes Fair 2011: Wujudkan Prestasi dalam Gemerlap Konservasi”. “Hal itu kami tunjukkan dengan setting tempat yang bernuansa alam dan meriah,” katanya.

Kegiatan yang ditujukan untuk menyambut 7.000 mahasiwa baru ini, lanjut ketua panitia, berisi stan UKM yang dilengkapi dengan 3 panggung di sisi paling kanan dan kiri serta panggung utama di tengah.

“Itu mempermudah mahasiswa UKM untuk memamerkan hasil karya masing-masing. Apalagi panitia mendukung dan memberikan kesempatan seluas-luasnya pada UKM yang ingin menampilkan aksi masing untuk menarik minat mahasiswa baru supaya masuk menjadi anggota. Tak ketinggalan juga ada stan makanan dan pujasera juga turut serta memeriahkan acara ini,” katanya.

“Unnes Fair masih akan dilanjutkan lagi besok pagi mulai pukul 09.00 . Masih ada dorprize utama berupa handphone, jaket, helm, dan kaus yang akan dibagikan. Selain itu, live music dan band lokal sudah dijadwalkan untuk mengisi acara besok pagi. Jadi, silakan hadir kembali dan nikmati pertunjukanya. Gratis,” katanya.


DIUNGGAH : Agus Setyo Purnomo Dibaca : 3.777 kali
EDITOR : Sucipto Hadi Purnomo

11 komentar pada “52 UKM Meriahkan Unnes Fair 2011

  1. saya tak melihat seperti apa keramaian unnes fair, hanya saja melihat kaos pembawa acara kok tidak setema dengan logo unnes fair yang meriah itu.. sayang

  2. Hadiah laptop, jaket, hel, kaos, dll tidak akan berkah & manfaat. Kemasan unnes fair bagus, tp ada sisi tidak etis & kurang normatif. waktunya dluhur, ashar harusnya break dulu, ini malah saingan sama adzan, ASTAGHFIRULLAH. jelas-jelas sampingnya masjid, masjid kampus lagi, ironis kan? semua akan dipertanggungjawabkan kelak, bukan hanya di dunia. Mohon maaf & semoga bermanfaat.

  3. barusan liat sampah berserakan di bekas tempat unnes fair, sungguh ini demo expo yg tak bermartabat. Mana tanggung jawab kalian terhadap kebersihan lingkungan, mana mahapala yg gembar-gembor peduli lingkungan, ngurusin sampah aja tak sanggup?

  4. komennya kok pedes-pedes ya…
    aku kasih es dehhhh..

    unnes fair.. lanjutkan..
    enak bisa goyang bareng rastamasya n om.acc..
    hehehehe piss

  5. maaf….kenapa anda yang diatas mensalah artikan MAHAPALA sebagai cleaning service atau tukang sampah????
    coba lihat diri anda sendiri dulu,….sudahkah anda membuang sampah tepat pada tempatnya,
    ingat!!!!!! cinta lingkunga bukan berarti kita Pemulung sampah bung!!!!

  6. memang segala suatu acara ada kekurangannya karena kesempurnaan hanya milik Allah ya mbok terima dgn lapang dada jangan emosi toh bisa diperbaiki di tahun mendatang toh

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *