
Yogyakarta, 24 Oktober 2026 – Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berdampak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Forum Nasional Satuan Pengawasan Internal Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (SPI PTN BH) XII yang berlangsung pada 21–24 Oktober 2026 di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kegiatan mengusung tema “Sinergi Pengawasan Internal untuk PTN BH Unggul dan Berdampak”. Forum ini menjadi ruang pertemuan strategis bagi insan pengawasan internal dari 25 PTN BH di Indonesia. Selain memperkuat kapasitas dan profesionalisme pengawasan, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, saling bertukar pengalaman, serta membangun kolaborasi antarlembaga dalam menghadapi tantangan tata kelola perguruan tinggi yang semakin kompleks.
Dalam forum nasional tersebut, Ketua SPI UNNES, Prof. Dr. Muhammad Khafid, M.Si., QIA mendapat kepercayaan sebagai moderator pada sesi pertama yang menghadirkan narasumber dari Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin.. Sesi bertajuk “Dari Assurance Menuju Impact: Peran Pengawasan Internal dalam Mendorong Reputasi dan Pemeringkatan PTN BH” ini mengangkat peran strategis pengawasan internal yang tidak lagi terbatas pada pemeriksaan kepatuhan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas, reputasi, dan daya saing perguruan tinggi.
Forum ini turut menghadirkan narasumber dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia yang membahas akuntabilitas perhitungan keuangan negara sebagai fondasi tata kelola PTN BH. Sementara itu, Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengangkat pentingnya sinergi pengawasan dalam memperkuat akuntabilitas, integritas, dan tata kelola perguruan tinggi. Perspektif pengawasan semakin diperkaya melalui paparan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia mengenai peran strategis pengawasan intern dalam mengawal tata kelola, kinerja, dan dampak PTN BH. Forum ini juga menghadirkan Dr. Bintoro, M.M., dari Danantara Indonesia, yang membahas optimalisasi aset dan investasi strategis PTN BH melalui pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan berdampak.
Berbagai perspektif tersebut membuka ruang pembelajaran bersama mengenai bagaimana fungsi pengawasan internal dapat semakin adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Melalui partisipasi aktif tersebut, SPI UNNES berharap hubungan baik yang terjalin tidak berhenti ketika forum berakhir, tetapi terus berkembang menjadi kolaborasi nyata dalam meningkatkan kualitas pengawasan dan tata kelola perguruan tinggi.