
Semarang, 29 September 2026 – Satuan Pengawas Internal (SPI) melaksanakan kegiatan audit di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) pada 28–29 September 2026. Audit dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola serta memastikan pelaksanaan kegiatan di lingkungan fakultas berjalan secara tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan audit berlangsung selama dua hari dengan agenda yang berbeda. Pada hari pertama, Senin, 28 September 2026, tim SPI melakukan pemeriksaan dan penelaahan dokumen pada berbagai bidang yang menjadi ruang lingkup audit. Pemeriksaan dokumen menjadi tahapan awal untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan administrasi, pencatatan, serta kelengkapan bukti pendukung di FEB.
Audit kemudian dilanjutkan pada Selasa, 29 September 2026, dengan agenda konfirmasi dan pendalaman terhadap sejumlah temuan maupun informasi yang diperoleh dari pemeriksaan dokumen sebelumnya. Konfirmasi dilakukan bersama pengelola dan pihak terkait pada empat bidang utama, yaitu keuangan, sumber daya manusia (SDM), teknologi informasi (TI), serta pengelolaan aset. Melalui sesi konfirmasi tersebut, tim SPI tidak hanya mencocokkan dokumen dengan kondisi pelaksanaan di lapangan, tetapi juga menggali proses bisnis yang telah berjalan. Diskusi antara auditor dan unit terkait menjadi bagian penting untuk memperoleh informasi yang lebih utuh sekaligus mengidentifikasi ruang perbaikan dalam tata kelola fakultas.
Kegiatan audit dibuka secara langsung oleh Dekan FEB. Dalam pembukaan tersebut, Dekan menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan audit sebagai bagian dari proses evaluasi dan peningkatan kualitas tata kelola di lingkungan fakultas. Keterbukaan informasi dan kerja sama dari seluruh unit menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung kelancaran proses audit.
Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan dokumen dan konfirmasi selesai dilaksanakan, kegiatan audit juga ditutup oleh Dekan FEB. Penutupan menjadi momentum untuk menegaskan kembali bahwa audit bukan sekadar proses pemeriksaan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi untuk memperkuat sistem pengendalian internal serta mendorong perbaikan berkelanjutan.