Related to SDGs



Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui Rumpun IPA dan Lingkungan FMIPA menyelenggarakan Seminar Nasional IPA XVI pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Auditorium Prof. Wuryanto UNNES. Kegiatan ini mengangkat tema “Kecemerlangan Pendidikan IPA dan Ilmu Lingkungan untuk Literasi Kebencanaan” sebagai respons terhadap tantangan krisis lingkungan global.
Seminar ini menjadi forum ilmiah untuk membahas pentingnya penguatan pendidikan sains dan lingkungan dalam membangun literasi kebencanaan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-61 UNNES sekaligus peringatan 16 tahun berdirinya Rumpun IPA dan Lingkungan FMIPA.
Tiga narasumber hadir dalam kegiatan ini, yaitu Dr. Iwan Junaedi, M.Pd., Prof. Dr. Tri Retnaningsih Soeprobowati, M.App.Sc., dan Dr. Muhamad Taufiq, S.Pd., M.Pd. Dalam pemaparannya, Dr. Iwan Junaedi menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran mendalam. “Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada hafalan, tetapi harus mampu membangun pemahaman yang bermakna serta mendorong kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Tri Retnaningsih Soeprobowati membahas tantangan bencana hidrometeorologi serta pentingnya literasi kebencanaan dalam menghadapi perubahan lingkungan. “Penguatan mitigasi berbasis kearifan lokal menjadi kunci dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana,” jelasnya.
Dr. Muhamad Taufiq juga menyoroti peran strategis pendidikan dalam membangun kesadaran kebencanaan. “Mahasiswa sebagai calon pendidik dan ilmuwan memiliki peran penting dalam menumbuhkan budaya tanggap bencana di masyarakat,” ungkapnya.
Seminar ini diikuti sekitar 400 peserta dari 19 provinsi di Indonesia, yang terdiri dari akademisi, guru, mahasiswa, serta praktisi. Tingginya partisipasi menunjukkan besarnya perhatian terhadap isu pendidikan sains, lingkungan, dan kebencanaan di Indonesia.
Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 11 tentang kota dan komunitas berkelanjutan, serta SDG 13 tentang penanganan perubahan iklim.




