
“Sebagai fakultas yang baru berusia dua tahun, kami berkomitmen untuk tidak hanya berpartisipasi dalam Zona Integritas, tetapi juga menjadi pelopor dalam membangun kampus sehat dan berintegritas,” ungkap guru besar Fakultas Kedokteran.
Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof. Dr. S. Martono mengingatkan bahwa pencanangan ZI bukan hanya seremonial, melainkan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan yang bersih dan melayani. Selain itu, Rektor UNNES juga menyampaikan tantangan besar yang dihadapi FK UNNES sebagai salah satu fakultas dengan biaya pendidikan besar.
“Meskipun memiliki biaya pendidikan yang tinggi, tidak boleh pencanangan zona integritas ini jalan di tempat. FK harus memiliki komitmen kuat dalam WBK dan WBBM demi mencetak dokter berintegritas dan profesional,” tegas Prof. Martono.
Prosesi pencanangan ZI dimulai dengan pembacaan komitmen pembangunan oleh Dekan FK didampingi Wakil Dekan I, II, dan III FK, serta penandatanganan piagam pencanangan oleh Rektor UNNES, Dekan FK, dan Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) UNNES sebagai saksi.
Rektor UNNES berharap agar FK UNNES juga terus berkomitmen terhadap dua nilai utama dalam pembangunan ZI, yaitu integritas dan pelayanan. Seluruh dosen dan tenaga kependidikan diimbau untuk memulai perubahan dengan hal sederhana, seperti hadir tepat waktu dan melayani dengan senyum.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Rektor UNNES, yang diserahkan kepada Dekan FK sebagai simbol harapan akan keberhasilan fakultas dalam membangun budaya integritas.
Mengubah pola pikir (mindset) dan budaya kerja pegawai agar lebih berintegritas dan melayani.
Kegiatan utama:
Meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi proses kerja.
Kegiatan utama:
Meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas pegawai.
Kegiatan utama:
Menumbuhkan tanggung jawab pimpinan dan seluruh pegawai terhadap hasil kerja.
Kegiatan utama:
