SEMARANG – Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) resmi melepas salah satu dosen seniornya, Dra. Maria Theresia Sri Hartati, M.Pd., Kons., dalam rapat pleno yang digelar pada Selasa, 10 Maret 2026.
Pelepasan ini menandai akhir perjalanan panjang pengabdian Maria yang telah membaktikan diri selama 40 tahun di dunia pendidikan.
Wakil Dekan II Bidang Perencanaan & Sumber Daya FIPP UNNES, Kusnarto Kurniawan, S.Pd., M.Pd., Kons., membacakan profil singkat sang dosen di hadapan seluruh civitas akademika.
Maria, yang lahir di Ponorogo pada 28 Desember 1960, mengakhiri masa jabatannya sebagai Lektor Kepala dengan pangkat terakhir Pembina Utama Muda (IV/c).
Pakar mata kuliah Ketrampilan Dasar Konseling ini tercatat mulai mengabdi sejak tahun 1986, sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Semarang pada 1993 mengikuti dinas suaminya.

Dalam sambutan perpisahannya, Maria Theresia tak mampu menyembunyikan rasa haru. Ia mengenang masa-masa awal bergabung hingga dinamika keseharian di FIPP yang ia anggap sebagai rumah kedua.
“Saya merasa nyaman tinggal di FIPP dengan segala suka dan dukanya. Tak mungkin dalam kehidupan sehari-hari tidak ada duka, namun memaafkan itu akan jadi indah,” ujar Maria.
Ia menegaskan telah melupakan segala memori pahit dan memilih untuk membawa pulang kenangan manis selama puluhan tahun mengajar.
Maria juga mengenang kedekatan profesionalnya dengan rekan-rekan sejawat, termasuk saat masih berada dalam satu jurusan dengan Prof. Edy. Baginya, kebersamaan di fakultas tersebut adalah bagian dari kebahagiaan pribadinya.
Mengakhiri pesan kesannya, Maria menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh sivitas akademika atas segala khilaf, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui komunikasi digital.
“Dalam pergaulan tentu ada perkataan yang tidak disengaja maupun tidak. Saya minta maaf sebesar-besarnya,” tutupnya.
Maria Theresia resmi memasuki masa pensiun per 1 Januari 2026, meninggalkan warisan ilmu di bidang konseling dan dedikasi yang menjadi teladan bagi generasi penerus di UNNES.




