
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam memperkuat pembangunan olahraga nasional terus dikembangkan. Dalam implementasi kerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Prof. Dr. Tandiyo Rahayu, M.Pd., Guru Besar FIK UNNES, dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan Penguatan Manajemen Talenta Nasional melalui Pelatihan Tenaga Penggerak Olahraga Pendidikan bagi Guru PJOK Tingkat SD dan SMP.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 21–24 Agustus 2026 di Hotel Aria Gajayana, Malang, merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara FIK UNNES dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, Prof. Tandiyo Rahayu berkesempatan berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik kepada para guru PJOK sebagai bagian dari upaya memperkuat peran tenaga penggerak olahraga pendidikan.
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun ekosistem pembinaan talenta olahraga sejak jenjang pendidikan dasar dan menengah. Guru PJOK memiliki posisi penting dalam mengenali potensi, mengembangkan keterampilan gerak, menanamkan budaya hidup aktif, sekaligus memberikan dasar pembinaan olahraga kepada peserta didik.
Sebagai narasumber, Prof. Tandiyo Rahayu memberikan penguatan terkait pengembangan olahraga pendidikan dan peran strategis tenaga penggerak olahraga dalam mendukung manajemen talenta nasional. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat diterapkan oleh para guru dalam proses pembelajaran PJOK maupun dalam pengembangan potensi olahraga peserta didik.

Keterlibatan Prof. Dr. Tandiyo Rahayu, M.Pd. dalam kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 1, 3, 4, 9, 12, 13, dan 17, melalui penguatan kapasitas guru PJOK dan pengembangan olahraga pendidikan yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDG 1), kesehatan dan kesejahteraan melalui budaya hidup aktif (SDG 3), serta pendidikan yang berkualitas dan inklusif (SDG 4). Penguatan kompetensi dan inovasi dalam pembinaan talenta olahraga juga sejalan dengan upaya mendorong inovasi dan pengembangan ekosistem olahraga yang berkelanjutan (SDG 9), penerapan praktik pembinaan yang efektif dan bertanggung jawab (SDG 12), serta peningkatan kesadaran terhadap lingkungan melalui aktivitas olahraga yang berkelanjutan (SDG 13). Sementara itu, kolaborasi antara FIK UNNES, Kemenpora, dan para tenaga pendidik memperkuat kemitraan strategis lintas institusi dalam mendukung pembangunan olahraga nasional (SDG 17).
✍️ Ditulis oleh: Kiky_FIK UNNES




