Universitas Negeri Semarang > FEB UNNES > Berita > FEB UNNES Perkuat Internasionalisasi dan SDGs sebagai Strategi Akselerasi Kinerja 2026

Semarang, 23 Januari 2026 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan Pengarahan Pengelola Gugus di lingkungan FEB UNNES pada Jumat (23/1/2026) di Ruang Laboratorium Lantai 6 Gedung L4 FEB UNNES. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FEB UNNES, Prof. Dr. Amir Mahmud, M.Si., serta Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, dan Wakil Dekan III.

Kegiatan pengarahan ini merupakan bagian dari implementasi Program Pengembangan FEB UNNES Tahun 2026, yang dirancang sebagai instrumen strategis untuk memperkuat kinerja akademik, riset, reputasi global, dan kontribusi fakultas terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. Program tersebut disusun dengan mengacu pada arah kebijakan UNNES sebagai PTNBH, fase Sustaining tahun 2026, Roadmap World Class University (WCU), Indikator Kinerja Utama (IKU), serta pemetaan kontribusi fakultas terhadap pencapaian Sustainable Development

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNNES, Prof. Dr. Amir Mahmud, M.Si., menegaskan bahwa internasionalisasi dan penguatan SDGs menjadi pilar utama dalam strategi akselerasi kinerja FEB UNNES tahun 2026. Internasionalisasi diarahkan tidak hanya pada perluasan kerja sama luar negeri, tetapi juga pada peningkatan kualitas pembelajaran, kurikulum internasional, mobilitas dosen dan mahasiswa, serta penguatan riset dan publikasi bereputasi internasional.

“Seluruh gugus di FEB UNNES harus bergerak dalam satu arah yang jelas, terukur, dan berdampak. Program yang dijalankan harus berkontribusi langsung pada peningkatan kinerja akademik, riset, reputasi global, serta mendukung target WCU dan indikator kinerja universitas,” tegas Dekan FEB UNNES.

Sejalan dengan dokumen Program Pengembangan FEB Tahun 2026, pengarahan ini menekankan integrasi program gugus dengan enam prioritas SDGs, yaitu SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Keenam target tersebut dipandang paling relevan dengan mandat keilmuan FEB serta kontribusi fakultas dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Penguatan internasionalisasi dan SDGs ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kinerja UNNES dalam pemeringkatan global, termasuk Times Higher Education World University Rankings (THE WUR). Program pengembangan FEB 2026 secara spesifik menargetkan peningkatan indikator seperti papers per faculty, citations per paper, international research network, student and staff mobility, serta academic dan employer reputation.

Wakil Dekan I, II, dan III FEB UNNES turut memberikan arahan strategis sesuai bidang masing-masing. Bidang akademik dan kemahasiswaan menekankan penguatan pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE), mobilitas internasional, dan prestasi global mahasiswa. Bidang perencanaan dan sumber daya mendorong efektivitas tata kelola berbasis data dan dukungan anggaran pada program prioritas. Sementara itu, bidang bisnis, riset, dan kerja sama menegaskan percepatan publikasi internasional, kolaborasi riset global, penguatan jejaring industri, serta program income generating berbasis ekonomi berkelanjutan.

Kegiatan ini diikuti oleh para dosen dan tenaga kependidikan yang tergabung dalam berbagai gugus di lingkungan FEB UNNES. Melalui pengarahan ini, FEB UNNES menegaskan komitmennya untuk menjadikan Program Pengembangan Tahun 2026 sebagai instrumen akselerasi kinerja fakultas, sekaligus sebagai kontribusi nyata dalam mendukung visi UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi, bereputasi internasional, dan berperan aktif dalam pencapaian SDGs.

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: