FEB UNNES Lakukan Monitoring Berkala Energi Listrik dan Panel Surya untuk Efisiensi Berkelanjutan

Universitas Negeri Semarang > FEB UNNES > Berita > FEB UNNES Lakukan Monitoring Berkala Energi Listrik dan Panel Surya untuk Efisiensi Berkelanjutan

Semarang — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Semarang (FEB UNNES) terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan energi berkelanjutan melalui kegiatan monitoring berkala terhadap penggunaan energi listrik dan kinerja panel surya di lingkungan fakultas.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh staf Tata Usaha (TU) FEB yang secara rutin melakukan pengecekan terhadap instalasi panel surya serta perangkat kelistrikan di berbagai fasilitas kampus. Monitoring tersebut bertujuan untuk memastikan sistem energi berjalan optimal sekaligus mengevaluasi tingkat efisiensi penggunaan listrik.

Dalam praktiknya, tim melakukan inspeksi pada panel surya untuk menilai performa penyerapan energi matahari, kondisi fisik modul, serta kestabilan output energi yang dihasilkan. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup distribusi energi listrik di dalam gedung, termasuk identifikasi potensi pemborosan energi akibat penggunaan perangkat yang tidak efisien.

Pendekatan ini mencerminkan strategi berbasis data (evidence-based energy management), di mana keputusan penghematan energi didasarkan pada hasil pengukuran dan evaluasi langsung di lapangan. Dengan demikian, FEB UNNES tidak hanya mengandalkan kebijakan normatif, tetapi juga mengimplementasikan kontrol operasional yang terukur.

Dari perspektif ilmiah, studi dalam jurnal internasional seperti Energy Policy dan Renewable Energy menunjukkan bahwa monitoring berkala pada sistem panel surya dapat meningkatkan efisiensi energi hingga 15–25%, terutama melalui deteksi dini kerusakan atau penurunan performa. Sementara itu, audit energi listrik secara rutin terbukti efektif dalam menekan konsumsi listrik hingga 10–20% di institusi pendidikan.

Namun, terdapat beberapa asumsi penting yang mendasari keberhasilan program ini. Pertama, efektivitas monitoring sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan dan akurasi pencatatan data. Kedua, efisiensi energi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh perilaku pengguna dalam memanfaatkan listrik secara bijak. Oleh karena itu, pendekatan teknis perlu diiringi dengan edukasi dan perubahan budaya organisasi.

Sebagai bagian dari kampus konservasi, FEB UNNES menempatkan inisiatif ini dalam kerangka yang lebih luas, yakni mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 7 (Affordable and Clean Energy) dan SDG 13 (Climate Action). Monitoring energi tidak hanya dipandang sebagai kegiatan operasional, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mengurangi jejak karbon institusi.

Ke depan, pengembangan sistem monitoring berbasis teknologi digital seperti Internet of Things (IoT) dan smart energy management system berpotensi meningkatkan akurasi dan efisiensi pengelolaan energi di lingkungan kampus. Dengan integrasi tersebut, FEB UNNES dapat menjadi model implementasi kampus hijau yang adaptif dan berbasis inovasi.

Langkah ini menunjukkan bahwa transformasi menuju energi berkelanjutan tidak hanya bergantung pada investasi teknologi, tetapi juga pada sistem pengelolaan yang disiplin, terukur, dan berorientasi jangka panjang.

Leave a Reply

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas: